Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 30 Sep 2025 11:12 WIB ·

Konferensi Internasional Bencana: Sumbar Siap Tangguh Megathrust


					Konferensi Internasional Bencana: Sumbar Siap Tangguh Megathrust Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy, secara resmi membuka Konferensi Internasional tentang Mitigasi dan Manajemen Bencana (ICDMM) di Universitas Andalas (Unand), Kota Padang, Senin (29/9/2025). Acara akademik bergengsi yang menarik peneliti global ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi kebijakan strategis untuk menghadapi ancaman bencana, terutama di wilayah pesisir Sumbar yang rentan terhadap ancaman megathrust, seperti Padang Pariaman.

Dalam sambutannya, Wagub Vasko Ruseimy menekankan bahwa konferensi ini harus memberikan dampak nyata bagi Indonesia, khususnya Sumbar. Mengingat catatan sejarah kebencanaan yang kelam, ia menyebutkan kembali tragedi gempa besar pada 2009 yang menelan lebih dari 1.100 korban jiwa, merusak 135 ribu bangunan, dan menyebabkan kerugian ekonomi hingga Rp22 triliun. Data ini menjadi latar belakang kuat akan pentingnya upaya mitigasi dan penelitian yang berkelanjutan.

Wagub Vasko secara terbuka meminta masukan konstruktif dari para peneliti, baik mengenai aspek pembangunan fisik maupun non-fisik, agar Sumbar bisa lebih tangguh bencana. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumbar untuk mendukung penuh kegiatan yang berkaitan dengan kebencanaan.

Lebih lanjut, Wagub Vasko menyampaikan harapan politik kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ia meminta BNPB agar lebih intensif turun ke daerah, tidak hanya saat bencana telah terjadi, melainkan secara proaktif dalam upaya pencegahan.

“Kami berharap BNPB lebih sering turun ke daerah, tidak hanya saat bencana terjadi. Kami ingin lebih memperkuat upaya pencegahan dan pembinaan,” ujarnya.

Kehadiran pejabat tinggi negara dalam konferensi ini, termasuk Kepala BNPB Letjen Suharyanto, Sekretaris Utama BNPB Rustian, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, menunjukkan besarnya perhatian politik nasional terhadap isu kebencanaan di Sumbar. Acara ini juga dihadiri oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier, yang mencerminkan upaya menjalin jaringan riset global.

Wagub Vasko berharap ICDMM dapat melahirkan jaringan riset kebencanaan global, menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis pengalaman terbaik dari berbagai negara, dan secara signifikan meningkatkan kapasitas mitigasi di Sumbar. Ia mengakhiri sambutan dengan mengajak para peserta, termasuk Dubes Australia, untuk menikmati keindahan alam dan budaya Sumbar, sekaligus mengingatkan pentingnya melindungi aset manusia dan kekayaan budaya dari ancaman bencana.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Endarmi Cup I: Gerbang Prestasi Pemuda Desa Sumatera Barat

17 Juni 2026 - 09:47 WIB

Strategi Meja Makan, Bupati Sidrap Ubah Lahan Tidur Jadi Lumbung

15 Juni 2026 - 01:13 WIB

BLT Desa Sungai Intan: Menjangkau Warga Hingga ke Pelosok

14 Juni 2026 - 22:53 WIB

Petani Pasaman Kini Berdaya Berkat Perda Komoditas Unggulan

13 Juni 2026 - 22:39 WIB

Transparansi Informasi Publik Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan Desa

13 Juni 2026 - 15:22 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

13 Juni 2026 - 06:06 WIB

Trending di RAGAM