Padang [DESA MERDEKA] – Inkubasi Bisnis dan Teknologi (Inbistek) Universitas Andalas (UNAND) kembali mengadakan pertemuan dengan para mitra usahanya, yang dikenal sebagai tenant, pada Selasa, 16 September 2025.
Pertemuan ini bertema “Picthing dan Business Matching Inovator dan Mitra Dudi” berlangsung di Gedung Rektorat UNAND Lantai 4, Kampus Limau Manis Padang dan bertujuan mempererat kolaborasi antara peneliti dan pengusaha UMKM.
Dr. Kiki Yulianto, Kepala Inbistek/STP UNAND, menjelaskan peran penting lembaganya. “Kami mempertemukan dosen inovator dengan para pengusaha UMKM. Tujuannya adalah mengembangkan produk mereka agar lebih maju dan memberikan dampak positif pada pendapatan,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, Arpentius, ST., MM., dari Direktorat Kerjasama dan Hilirisasi Riset, memaparkan pentingnya legalitas dalam kerja sama. Ia menekankan perbedaan antara MoU (Memorandum of Understanding), yang bersifat umum, dengan PKS (Perjanjian Kerja Sama), yang memuat rincian hak, kewajiban, dan ketentuan spesifik lainnya.
Pertemuan ini dihadiri oleh Dr. Leni Merdawati Kepala Unit Transfer Teknologi dan Komersialisasi STP (Science Techno Park) sekaligus selaku Ketua Panitia Penyelenggara, para dosen inovator, staf Inbistek, dan lima tim pengusaha UMKM terpilih. Di antara mereka adalah IDe Dewi dari Kebun IDeOrganik (Desa Wisata GURANJHIL) dan Yusri Amri Rahman dari Kaya Kuliner Minang, keduanya berasal dari Kabupaten Padang Pariaman dan didampingi oleh dosen inovator Wellyalina, S.TP., MP.
Kolaborasi ini menunjukkan komitmen UNAND untuk mendukung inovasi dan pertumbuhan ekonomi lokal, membuktikan bahwa sinergi antara akademisi dan pelaku bisnis dapat menciptakan dampak yang signifikan bagi masyarakat.

Penggiat Desa. Lakukan yang Perlu saja (Prioritas).
Kita Gak perlu memenangkan semua Pertempuran.
Tinggal di Padang Pariaman, Sumatera Barat.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.