Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 25 Jul 2025 15:04 WIB ·

Gubernur Lantik Dewan Pendidikan Sumbar: Mutu Pendidikan Prioritas!


					Gubernur Lantik Dewan Pendidikan Sumbar: Mutu Pendidikan Prioritas! Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi melantik dan mengukuhkan Dewan Pendidikan Provinsi Sumatera Barat periode 2025-2030. Prosesi penting ini berlangsung di Auditorium Gubernuran, Padang, Jum’at, 25 Juli 2025, menandai komitmen serius pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di seluruh wilayah.

Dewan Pendidikan yang dilantik terdiri atas 13 anggota profesional dan pakar di bidang pendidikan. Dr. Rahmawati, M.Ag, didapuk sebagai Ketua, didampingi Abinul Hakim, S.Pd, M.Si sebagai Sekretaris, dan Dra. Yenni Puti, MM sebagai Bendahara. Anggota lainnya adalah Prof. Dr. Zainal Asril, Drs. Munandar Kasim, M.Kom, Dr. Alfroki Martha, M.Pd, Drs. M.Khudri, MPd, Suindra, S.Pd, MM, Yuyu Mulyati, S.Pt, M.Pd, Dr. Irsyad, M.Pd, Ambra Warda, S.Pd, MM, Ardiles, SE, dan Dr. Mukhlidi Muskhir, S.Pd, M.Kom.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menekankan peran strategis Dewan Pendidikan. “Dewan Pendidikan bertugas menjadi mitra kami dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa tugas utama dewan meliputi pemberian pertimbangan, pengawasan, fasilitasi, serta penyampaian rekomendasi atas keluhan, saran, kritik, dan aspirasi masyarakat terkait dunia pendidikan. Selain itu, dewan juga bertanggung jawab melaksanakan pertanggungjawaban tugas kepada masyarakat, dengan berlandaskan prinsip kemandirian, independensi, dan profesionalisme.

Mahyeldi berharap Dewan Pendidikan akan menjadi wadah partisipasi masyarakat yang efektif dalam dunia pendidikan. “Dewan Pendidikan harus menjadi wadah masyarakat yang merupakan partisipasi masyarakat dalam dunia pendidikan, yang di dalamnya berasal dari profesional dan pakar pendidikan,” imbuhnya. Ia menambahkan, dewan diharapkan dapat membantu dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, budaya, dan kewirausahaan, serta menjadi sarana penyelesaian berbagai isu pendidikan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Barlius, dalam laporannya menjelaskan bahwa proses seleksi anggota Dewan Pendidikan telah berjalan transparan dan tanpa intervensi. “Dari sekian banyak yang mendaftar, disaring hingga terpilih 13 orang yang langsung di SK-kan oleh Gubernur,” ungkap Barlius. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi murni berdasarkan proses alur yang telah ditetapkan, tanpa ada campur tangan dari pihak manapun, termasuk dari Gubernur sekalipun. Hal ini menjamin bahwa anggota Dewan Pendidikan yang terpilih benar-benar memiliki kualifikasi dan integritas untuk mengemban amanah tersebut.

Dengan dikukuhkannya Dewan Pendidikan ini, diharapkan kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Barat dapat terus meningkat melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, para ahli, dan partisipasi aktif masyarakat.(H)(Marlim)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menyongsong Indonesia Emas 2045,Penting Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Generasi Muda

22 Juli 2026 - 21:43 WIB

DPR dan Paramadina Bedah Masa Depan Pendidikan Era AI

21 Juli 2026 - 18:29 WIB

Celah Komersialisasi Seragam SMAN 1 Kedungwaringin Tabrak Aturan Disdik

13 Juli 2026 - 16:33 WIB

Kepala Sekolah Inovatif Kunci Kemajuan Pendidikan Desa

11 Juli 2026 - 22:04 WIB

Fasilitas Belum Siap, MPLS SRT 8 Jombang Diundur

10 Juli 2026 - 15:35 WIB

Bukan KKN Hura-hura, 82 Mahasiswa GENTASKIN Serbu Malaka

10 Juli 2026 - 12:47 WIB

Trending di PENDIDIKAN