Tangerang, Banten [DESA MERDEKA] – Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, kini semakin melek teknologi berkat inisiatif Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (Unpam). Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Unpam menyelenggarakan “Pelatihan Pembuatan Jaringan Hotspot Ad-Hoc” di Kantor Desa Ciakar, sebuah langkah nyata dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan ini diketuai oleh Sonasa Rinusantoro, S.Kom., M.A., yang didampingi dua dosen lainnya, Sutriyono, S.Kom., M.Kom. dan Nana Hermansyah, S.T., M.M.S.I. Tiga mahasiswa dari Prodi Teknik Informatika, yaitu Endryana Sugiyantoro, Ficky Setyo Nur Aziz, dan Tri Puji Antoro, turut berpartisipasi aktif, menunjukkan kolaborasi apik antara akademisi dan generasi muda.

Dalam pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mendalam tentang konsep dasar jaringan ad-hoc wireless. Mereka juga belajar implementasinya menggunakan perangkat TP-Link TL-WA854RE WiFi Range Extender. Alat ini berfungsi sebagai media utama untuk memperluas jangkauan sinyal internet, memungkinkan perangkat seperti laptop dan ponsel cerdas terhubung langsung dalam satu jaringan lokal tanpa memerlukan infrastruktur tetap seperti router konvensional.
Pelatihan berlangsung secara bertahap, dimulai dari sesi diskusi dan penjelasan materi yang komprehensif, dilanjutkan dengan praktik langsung instalasi dan konfigurasi perangkat. Salah satu fokus utamanya adalah simulasi koneksi antarperangkat secara peer-to-peer, sangat relevan untuk kebutuhan komunikasi dan pertukaran data di lingkungan pedesaan.

Acara ini mendapat dukungan penuh dari perangkat desa. Sekretaris Desa Ciakar, Muhammad Nur Arsyudin, A.Md., dan Kasi Pemberdayaan Desa, Bapak Syamsul Bahri, hadir langsung memberikan sambutan. Mereka mengapresiasi upaya Universitas Pamulang dalam memberdayakan masyarakat melalui teknologi tepat guna. Harapan besar terlontar agar pelatihan ini memberikan dampak jangka panjang bagi kemajuan Desa Ciakar.
Salah satu keberhasilan uji coba perangkat TP-Link TL-WA854RE terlihat jelas di ruang pelayanan Kantor Desa Ciakar. Lokasi ini, yang berada dalam satu gedung dengan access point internet utama, menunjukkan kekuatan sinyal maksimal (5 bar). Hasil uji kecepatan pun memuaskan, dengan kecepatan unduh mencapai 19.1 Mbps dan unggah 22.9 Mbps. Angka ini membuktikan efektivitas perangkat dalam memperluas jangkauan internet dan menjaga stabilitas koneksi, yang vital untuk mendukung pelayanan publik di desa ciakar.
Kegiatan PKM ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi sinergis antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu melahirkan solusi teknologi sederhana namun berdampak besar. Khususnya dalam meningkatkan konektivitas dan literasi digital di lingkungan desa, inisiatif ini membuka peluang baru bagi masyarakat Desa Ciakar untuk lebih terhubung dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.