Nagakeo [DESA MERDEKA] – Gelaran pacuan kuda terbukti menjadi berkah bagi sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka merasakan lonjakan pendapatan signifikan selama berlangsungnya acara tersebut.
Hadaria, salah seorang pedagang kopi dan nasi bungkus, mengungkapkan kegembiraannya. “Selama ini, kami berjualan di pasar tidak pernah mendapatkan hasil seperti ini. Hari ini, kami sangat beruntung bisa menjual barang dagangan di lokasi pacuan kuda dengan pendapatan mencapai lebih dari satu juta rupiah,” katanya, sebagaimana diansir dari Florespos.net, Minggu (15/6/2025) siang. Ia menambahkan, di hari biasa, keuntungannya hanya berkisar Rp300.000, namun di arena pacuan kuda, omzetnya melonjak drastis hingga melampaui Rp1.000.000.
Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Sulistia, pedagang nasi lainnya. “Pendapatan kami melejit drastis dibandingkan hari biasa. Kami sangat senang dan berterima kasih atas kesempatan ini,” ujarnya. Lonjakan pendapatan ini tidak hanya dirasakan oleh Hadaria dan Sulistia saja, tetapi juga oleh banyak UMKM lain yang turut berpartisipasi. Mereka menjual berbagai produk, mulai dari makanan dan minuman hingga cendera mata lokal, memanfaatkan keramaian pengunjung yang hadir untuk menyaksikan pacuan kuda.
Keberadaan acara besar seperti pacuan kuda ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga motor penggerak ekonomi mikro di Nagekeo. Para pelaku UMKM bisa menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan volume penjualan mereka dalam waktu singkat.
Hadaria dan Sulistia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nagekeo terus aktif dalam menggelar berbagai event berskala besar. Menurut mereka, kegiatan semacam ini sangat vital untuk meningkatkan pendapatan dan mendukung pengembangan UMKM di Nagekeo secara berkelanjutan, sehingga potensi ekonomi lokal dapat terus terangkat dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.