Nias Utara, Sumut [DESA MERDEKA] – Senyum merekah di wajah 80 keluarga penerima manfaat di Desa Faekhunaa, Kecamatan Afulu, Kabupaten Nias Utara. Mereka adalah bagian dari komunitas adat terpencil (KAT) yang baru saja menerima bantuan stimulan dan hunian tetap dari pemerintah. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Bupati Nias Utara, membawa angin segar bagi kehidupan mereka.
Bantuan stimulan yang dialokasikan untuk warga Dusun II dan Dusun IV Desa Faekhunaa ini bukan sekadar sembako biasa. Paket lengkap yang mereka terima meliputi sembako, kompor gas, rak piring, serta berbagai perabot rumah tangga penting seperti kursi dan meja. Seluruh item ini diharapkan dapat meringankan beban hidup dan meningkatkan kualitas hunian bagi para penerima.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nias Utara, Elianus Harefa, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa penetapan penerima bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melalui proses panjang dan terukur. “Penetapan ini berdasarkan petunjuk dan tahapan yang bekerja sama dengan akademisi untuk survei ke lapangan. Ada beberapa kriteria yang harus terpenuhi,” terang Elianus. Hasil monitoring dan survei dari akademisi kemudian diteruskan ke Kemensos untuk ditetapkan sebagai komunitas desa terpencil.
Elianus menambahkan, salah satu syarat utama bagi penerima bantuan stimulan ini adalah kondisi geografis dan infrastruktur yang belum memadai. “Wilayah tersebut tidak dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, belum teraliri listrik, dan belum ada peningkatan perekonomian masyarakat,” ujarnya kepada rri.co.id pada Kamis (29/5/2025). Kriteria ini memastikan bantuan tepat sasaran kepada komunitas yang benar-benar membutuhkan perhatian khusus.
Setelah penyaluran bantuan stimulan, program ini akan dilanjutkan dengan kegiatan fisik. Elianus memastikan akan ada pembangunan balai sosial, termasuk fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan sanitasi. “Pekerjaan ini akan dikerjakan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat, dan kami akan pastikan tuntas pada akhir tahun 2025,” tegasnya. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi juga membangun infrastruktur pendukung yang berkelanjutan.
Program KAT ini, menurut Elianus, akan terus berlanjut. “Tahun berikutnya akan diberikan di desa lainnya di Nias Utara yang memenuhi kriteria sesuai petunjuk Kemensos RI,” tambahnya. Ini memberikan harapan bagi komunitas terpencil lainnya di Nias Utara untuk mendapatkan perhatian serupa di masa mendatang, demi terwujudnya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.
Redaksi Desa Merdeka
















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.