Pekalongan [DESA MERDEKA] – Lintas Komunitas Peduli Pekalongan (LKPP) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut andil dalam kegiatan perawatan dan pengelolaan bibit tanaman di lahan penangkaran Bibit Swara Owa, Dukuh Sokokembang, Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini akan berlangsung pada Minggu, 11 Mei 2025, pukul 09.00–16.00 WIB.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen LKPP dalam menjaga kelestarian lingkungan Pekalongan pasca bencana. Fokus utamanya adalah revitalisasi ekosistem yang terdampak, sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, komunitas lingkungan, dan instansi pemerintahan.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk memperkuat kolaborasi lintas elemen dalam membangkitkan kembali ekosistem yang terdampak, sekaligus meneguhkan komitmen kita terhadap keberlanjutan,” ujar Handono Warih, Ketua LKPP, dalam siaran pers pada Kamis (9/5/2025).

LKPP mengundang seluruh aktivis lingkungan dan masyarakat umum untuk hadir dan terlibat langsung. Konfirmasi kehadiran dapat dilakukan melalui Handono Warih di nomor 0823 2384 9393.
Lokasi kegiatan dipilih karena Dukuh Sokokembang merupakan salah satu area yang terdampak bencana dan membutuhkan perhatian serius dalam pemulihan lingkungan. Penangkaran bibit Swara Owa menjadi simbol harapan bagi kebangkitan ekosistem hutan Petungkriyono.
Semangat partisipasi juga terlihat dari para aktivis lingkungan, “Jangan cuma lihat, ayo bergerak! Kalau kamu ikut, aku siap boncengin!” seru Dodi BP 1, memompa semangat masyarakat agar tak hanya peduli, tapi juga terlibat langsung.
Mubarok, pegiat literasi dan peduli lingkungan dengan suara lembut namun penuh tekad mengajak, “Ayo, kawan-kawan, mari kita ikut merawat bumi ini. Kita jaga hutan, kita rawat alam Pekalongan, karena setiap daun yang jatuh adalah kisah kita, setiap akar yang tumbuh adalah harapan masa depan.”
Melalui aksi ini, LKPP berharap semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga kelestarian alam bisa terus tumbuh, dan menjadi langkah awal dalam membangun kembali lingkungan Pekalongan yang lebih hijau dan tangguh.
Kontributor : Fahri Akbar
Editor : Sahrul



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.