Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 9 Mei 2025 17:16 WIB ·

Sinergi Kuat Lindungi Pekerja Migran Sumbar Terjalin


					<em>Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, dan Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, berdiskusi di Jakarta untuk memperkuat kerja sama dalam melindungi pekerja migran asal Sumatera Barat. Pertemuan ini disambut baik berbagai pihak, termasuk BP3MI Sumbar.</em> Perbesar

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, dan Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, berdiskusi di Jakarta untuk memperkuat kerja sama dalam melindungi pekerja migran asal Sumatera Barat. Pertemuan ini disambut baik berbagai pihak, termasuk BP3MI Sumbar.

Jakarta [DESA MERDEKA] – Kabar gembira menghampiri para pekerja migran asal Sumatera Barat. Sebuah langkah strategis untuk meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan mereka terjalin melalui pertemuan hangat antara Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy, dan Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen BP2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, di Jakarta. Pertemuan yang terungkap melalui unggahan di akun Instagram @udavasko ini menandakan komitmen kuat dari pemerintah pusat dan daerah untuk bahu-membahu melindungi para pahlawan devisa asal Ranah Minang.

Dalam suasana penuh keakraban, Wagub Vasko menyampaikan aspirasi dan harapan masyarakat Sumatera Barat terkait perlindungan pekerja migran. Beliau menekankan betapa krusialnya sinergi pusat daerah agar hak-hak dan perlindungan pekerja migran Sumbar dapat terjamin sepenuhnya. “Alhamdulillah, kita berdiskusi banyak dengan Pak Wakil Menteri BP2MI. Saya titip Sumatera Barat, mudah-mudahan ke depan ada sinkronisasi yang baik antara pusat dan provinsi, supaya urusan pekerja migran asal Sumbar makin diperhatikan,” ungkap Vasko dengan penuh harap.

Gayung bersambut, Wamen Dzulfikar Ahmad Tawalla menunjukkan respons positif dan menyatakan komitmennya untuk memberikan perhatian khusus kepada para pekerja migran dari Sumatera Barat. Pernyataan ini tentu menjadi angin segar bagi upaya perlindungan PMI asal Ranah Minang.

Pertemuan ini tak hanya disambut baik di tingkat pusat dan provinsi, namun juga menuai apresiasi dari berbagai pihak. Balai Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat, sebagai representasi Kementerian P2MI di daerah, turut menyampaikan kebanggaannya melalui akun Instagram resmi mereka. “Suatu kehormatan bagi kami selaku perwakilan @kemenp2mi di Sumbar. BP3MI Sumbar siap berkolaborasi dengan Uda Wagub melayani PMI Ranah Minang, Pai Migran Pulang Juragan,” tulis BP3MI Sumbar, menunjukkan semangat kolaborasi pemerintah yang kuat.

Dukungan juga mengalir deras dari masyarakat, termasuk dari Wamen P2MI sendiri yang memberikan komentar positif di unggahan Wagub Vasko. “Terima kasih Uda Wagub, sukses membersamai perjuangan untuk masyarakat Sumbar,” tulis Dzulfikar Ahmad Tawalla. Balasan singkat namun sarat makna dari Wagub Vasko, “Siap, Pak Wamen,” semakin memperkuat kesan sinergi yang terjalin.

Bahkan, seniman sekaligus Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN), Ifan Seventeen, turut memberikan apresiasi atas kolaborasi dua tokoh muda ini. “2 pemuda terbaik bangsa,” tulis Ifan di kolom komentar, menunjukkan harapan besar masyarakat terhadap upaya perlindungan pekerja migran.

Kolaborasi yang terjalin antara Pemprov Sumbar dan Kementerian P2MI ini diharapkan dapat mewujudkan sistem perlindungan yang lebih komprehensif bagi pekerja migran asal Sumatera Barat. Dengan adanya sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah, berbagai permasalahan yang selama ini dihadapi para pahlawan devisa diharapkan dapat teratasi secara lebih efektif, menciptakan rasa aman dan nyaman bagi mereka yang bekerja di luar negeri. “Pemerintah daerah, dalam hal ini Pemprov Sumbar, melindungi warganya yang bekerja di luar negeri. Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat dalam meningkatkan perlindungan dan pelayanan terhadap Pekerja Migran Indonesia,” pungkas Wagub Vasko, menutup harapan akan masa depan yang lebih baik bagi pekerja migran Sumbar.( H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Loleo Membara: Empat Tahun Tanpa Audit, LSM-KANe Tantang Pemda Halsel Bongkar ‘Borok’ Dana Desa

9 Mei 2026 - 19:57 WIB

Etika Jurnalisme: Pilar Penjaga Marwah Pembangunan dari Desa

3 Mei 2026 - 12:13 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 27: Pariwisata Ramah Lingkungan

3 Mei 2026 - 09:57 WIB

Kepala Desa Jarang Ngantor Jadi Ancaman Serius Pembangunan

24 April 2026 - 22:13 WIB

Ekonomi Digital Desa: Koperasi Merah Putih Tembus Pasar Dunia

23 April 2026 - 09:32 WIB

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Trending di RAGAM