Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

LINGKUNGAN · 8 Mei 2025 12:38 WIB ·

Warga Nias Barat Temukan Gas Saat Gali Sumur!


					<em>Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Nias Barat, Asaria Harefa, meninjau lokasi penemuan gas di Desa Sitolubanua.</em> Perbesar

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Nias Barat, Asaria Harefa, meninjau lokasi penemuan gas di Desa Sitolubanua.

Nias Barat [DESA MERDEKA] Sebuah kejadian menarik sekaligus mengkhawatirkan terjadi di Dusun II Desa Sitolubanua, Kecamatan Lahomi, Kabupaten Nias Barat. Warga setempat dikejutkan dengan penemuan titik yang mengeluarkan gas saat menggali sumur bor. Pemerintah Kabupaten Nias Barat pun bergerak cepat menindaklanjuti laporan ini.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Nias Barat, Asaria Harefa, S.IP, didampingi oleh Plt. Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, langsung turun ke lokasi pada Selasa (6/5/2025). Kedatangan mereka merupakan respons atas perintah Bupati Nias Barat setelah menerima laporan mengenai penemuan gas tersebut.

“Sesuai arahan dari Bapak Bupati, kami memantau langsung adanya kandungan gas di sekitar rumah Bapak Felitis Daeli atau yang akrab disapa Ama Feresi. Penemuan ini terjadi saat beliau menggali sumur bor,” ungkap Asaria Harefa pada Rabu (7/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Asaria Harefa menyampaikan pesan penting kepada pemilik rumah dan warga sekitar. Ia mengimbau agar mereka tetap waspada dan segera menghentikan aktivitas pengeboran sumur. Lebih lanjut, ia mengingatkan untuk menjauhi segala jenis sumber api dan material yang mudah terbakar di sekitar lokasi penemuan gas. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Hasil temuan di lapangan ini akan segera kami laporkan kepada Bapak Bupati Nias Barat. Laporan ini akan menjadi bahan pertimbangan untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait,” jelas Asaria Harefa. Pemerintah Kabupaten Nias Barat menunjukkan keseriusannya dalam menanggapi fenomena ini demi keselamatan dan keamanan warganya. Langkah selanjutnya diperkirakan akan melibatkan penelitian lebih lanjut mengenai jenis dan potensi gas yang ditemukan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jumat Bersih Bantarjaya: Melawan Ego Pembuang Sampah “Sambil Lewat”

17 April 2026 - 10:29 WIB

Benteng Hijau Ketapang: Sinergi Relawan Jaga Pesisir Pangkalpinang

4 April 2026 - 18:57 WIB

Papan Larangan Sampah di Desa Sekip Cuma Pajangan

24 Maret 2026 - 15:16 WIB

CCTV Pangkalpinang: ‘Mata Mata’ Elektronik Pemburu Pembuang Sampah Liar

17 Maret 2026 - 13:39 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah Melalui Aturan Baru Sumbar

15 Maret 2026 - 10:57 WIB

Sampah Pesisir Selatan: Dari Beban Lingkungan Jadi Cuan

13 Maret 2026 - 20:42 WIB

Trending di LINGKUNGAN