Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 30 Apr 2025 21:49 WIB ·

UNAND Rangkul UMKM Desa, Aplikasi HUB Jadi Andalan!


					<em>Tampilan antarmuka aplikasi UNAND HUB yang menjadi platform penghubung UMKM dengan pakar dari Universitas Andalas.</em> Perbesar

Tampilan antarmuka aplikasi UNAND HUB yang menjadi platform penghubung UMKM dengan pakar dari Universitas Andalas.

Padang Pariaman [DESA MERDEKA] – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas (UNAND) kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan masyarakat. Kali ini, fokus utama tertuju pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di berbagai desa. Penegasan ini disampaikan oleh Ketua LPPM UNAND, Prof. Dr. techn. Marzuki, S.Si, M.Sc. Eng., saat membuka kegiatan pengabdian masyarakat secara daring pada Rabu (30/04/2025).

Dalam acara yang dihadiri oleh para dosen, tenant binaan, serta mitra pendampingan tahun 2025, Prof. Marzuki menyampaikan bahwa LPPM UNAND membuka pintunya lebar-lebar bagi siapapun yang memerlukan dukungan pendampingan. Lebih lanjut, ia mendorong seluruh peserta, baik yang telah bergabung maupun yang belum, untuk memanfaatkan secara maksimal aplikasi UNAND HUB.

LPPM UNAND Rangkul Desa: Aplikasi UNAND HUB Jadi Jembatan Pendampingan UMKM, Rabu (30/04/2025) secara Daring melalui platform Zoom Meeting.

“Melalui aplikasi UNAND HUB ini, para tenant, mitra, serta pelaku UMKM dapat dengan mudah menyampaikan berbagai permasalahan serta kebutuhan yang dihadapi,” jelas Prof. Marzuki di hadapan 40 peserta yang dipandu oleh moderator Rahmadi. “Selanjutnya, sistem dalam aplikasi akan secara otomatis menjodohkan mereka dengan dosen yang memiliki keahlian sesuai dengan permasalahan yang ada.”

Inisiatif inovatif ini diharapkan mampu mempermudah para pelaku UMKM di berbagai desa untuk mendapatkan akses langsung keahlian dan pendampingan dari para akademisi UNAND. Dengan demikian, kualitas dan daya saing produk UMKM diharapkan meningkat secara signifikan. Selain itu, pengembangan usaha secara berkelanjutan juga menjadi tujuan utama dari program ini.

Dengan hadirnya UNAND HUB, sinergi yang lebih kuat diharapkan terjalin erat antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. Kolaborasi ini memiliki potensi besar dalam memajukan perekonomian lokal secara keseluruhan. UNAND melalui LPPM-nya tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam memajukan UMKM di tingkat akar rumput. Aplikasi ini menjadi jembatan yang efektif untuk menghubungkan kebutuhan riil di lapangan dengan keahlian yang dimiliki oleh para akademisi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 128 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan

29 Juli 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Halal Global Harus Dimulai dari Desa dan UMKM

23 Juli 2026 - 14:58 WIB

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Bukan Cuma Berburu Turis, Ini Wajah Baru Pariwisata Masa Depan!

31 Mei 2026 - 01:38 WIB

Internet Rakyat: Senjata Baru BUMDesa Sragen Mandiri Digital

30 Mei 2026 - 18:42 WIB

Perangkat Internet Rakyat di Acara GAS 2026

Samsat Budiman: BUMDesa Gesit Amankan Pajak Desa

30 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Samsat Budiman
Trending di EKONOMI BISNIS