Buol, Sulawesi Tengah [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, Sulawesi Tengah, mengambil langkah strategis dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital di tingkat desa. Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, menginstruksikan seluruh desa di wilayahnya untuk mengimplementasikan program Website Desa. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat dan meratakan penyebaran informasi publik serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami sangat mendorong pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital hingga ke pelosok pedesaan,” tegas Bupati Risharyudi Triwibowo saat menyampaikan keterangan di Leok II pada Sabtu.
Hingga saat ini, tercatat 85 dari total 108 desa di Kabupaten Buol telah memiliki dan aktif mengelola website desa masing-masing. Bupati menekankan bahwa keberadaan infrastruktur digital ini harus diimbangi dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dalam pengelolaannya.
Risharyudi menjelaskan bahwa website desa ke depannya akan menjadi platform sentral bagi masyarakat untuk mengakses berbagai informasi penting. Informasi tersebut meliputi kebijakan pemerintah daerah, program-program pembangunan, hingga berbagai layanan publik yang tersedia di Kabupaten Buol.
“Sejumlah pemerintah desa telah menjadikan teknologi digital sebagai tulang punggung sistem pelayanan dan pemantauan aktivitas masyarakat di tingkat desa,” sebutnya.
Meskipun demikian, Bupati mengakui bahwa pengelolaan website desa saat ini masih menghadapi kendala, terutama terkait dengan keterbatasan SDM di setiap desa. Untuk mengatasi tantangan ini, Pemkab Buol berencana untuk melakukan intervensi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat.
“Ke depan, pemerintah daerah melalui Diskominfo perlu menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan teknis secara berkelanjutan guna mengoptimalkan pemanfaatan website desa yang sudah ada,” katanya.
Program pengembangan website desa merupakan salah satu wujud komitmen Pemkab Buol dalam membangun desa berbasis digital. Langkah ini diharapkan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan, akuntabel, serta partisipatif, di mana masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi dan berinteraksi dengan pemerintah desa.
“Harapan kami, website desa ini dapat berfungsi secara efektif sebagai sarana utama pelayanan dan komunikasi yang interaktif antara pemerintah desa dan masyarakat,” pungkas Bupati Risharyudi.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.