Balangan [DESA MERDEKA] – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan terus memprioritaskan penguatan kapasitas Desa Tangguh Bencana (Destana) di wilayahnya. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kemandirian masyarakat desa dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi, menegaskan bahwa tujuan utama dari peningkatan dan pembinaan Destana adalah mewujudkan desa yang berdaya dalam menanggulangi bencana secara mandiri. Dengan demikian, dampak negatif yang ditimbulkan oleh bencana dapat diminimalisir secara efektif.
Saat ini, Kabupaten Balangan telah memiliki tiga desa yang berhasil menyandang status Destana tingkat provinsi, yaitu Desa Galumbang, Desa Baruh Penyambaran, dan Desa Pimping. Ketiga desa ini dikenal sebagai wilayah yang rentan terhadap bencana banjir, terutama saat musim hujan tiba yang seringkali menyebabkan genangan air di puluhan rumah warga.
Meskipun telah mencapai level provinsi, BPBD Kabupaten Balangan tidak berhenti melakukan pembinaan. Rahmi menyampaikan bahwa pihaknya memiliki target yang lebih tinggi, yakni mewujudkan adanya Destana berlevel nasional di Kabupaten Balangan. Keyakinan akan tercapainya target ini didasari oleh perkembangan positif yang ditunjukkan oleh Destana di Balangan.
“Destana di Kabupaten Balangan semakin berkembang pesat. Mereka tidak hanya memiliki pemahaman yang baik tentang penanggulangan bencana, tetapi juga telah memiliki relawan Destana yang aktif, lengkap dengan atribut seperti baju seragam dan perahu,” ungkap Rahmi.
Lebih lanjut, Rahmi menjelaskan bahwa ketiga desa percontohan tersebut telah menunjukkan tingkat kemandirian, ketangguhan, dan kesigapan yang tinggi dalam menghadapi bencana. Para relawan yang ada di bawah binaan BPBD Balangan juga telah terlatih dengan baik dalam melakukan penanganan bencana di tingkat desa.
Keberadaan Destana di tingkat desa ini menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Masyarakat desa juga memiliki peran yang krusial dalam upaya penanggulangan bencana sejak dini. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan kerusakan akibat bencana dapat diminimalisir secara signifikan.
Rahmi berharap keberhasilan tiga desa ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Balangan yang juga memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi. Dengan terbentuknya Destana di lebih banyak desa, diharapkan para relawan di tingkat desa dapat bertindak cepat dan mandiri dalam melakukan penanganan awal bencana sambil menunggu bantuan dari BPBD Kabupaten Balangan tiba. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan seluruh wilayah Kabupaten Balangan terhadap ancaman bencana.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.