Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

LINGKUNGAN · 21 Mar 2025 12:24 WIB ·

Waspada Bencana, Sumbar Siaga Hadapi Erupsi Marapi dan Curah Hujan Tinggi Jelang Mudik Lebaran


					<em>Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana erupsi Gunung Marapi dan curah hujan tinggi, Kamis (20/3/2025).</em> Perbesar

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana erupsi Gunung Marapi dan curah hujan tinggi, Kamis (20/3/2025).

Padang [DESA MERDEKA] – Memasuki musim mudik Lebaran, Sumatera Barat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam. Gubernur Mahyeldi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menyusul meningkatnya aktivitas Gunung Marapi dan prediksi curah hujan tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Imbauan ini disampaikan setelah menerima laporan kesiapsiagaan potensi bencana geohidrometeorologi dari BMKG Sumbar di Padang, Kamis (20/3/2025). Kombinasi erupsi Gunung Marapi dan curah hujan tinggi berpotensi memicu bencana sekunder seperti longsor dan banjir lahar dingin (galodo), yang dapat mengganggu arus mudik.

“Warga di sekitar Gunung Marapi, Sitinjau Lauik, serta daerah rawan longsor dan galodo, harus meningkatkan kesiapsiagaan,” tegas Mahyeldi.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama BMKG telah menyiapkan langkah mitigasi. Kamera pemantau dan sirine dipasang untuk memperingatkan warga jika terjadi peningkatan debit air di hulu sungai sekitar Gunung Marapi. Alat berat dan pos siaga disiagakan di titik rawan longsor, khususnya jalur mudik Lebaran.

BMKG akan memperbarui peringatan dini setiap tiga hari sekali. Gubernur Mahyeldi mengingatkan pemudik untuk memantau informasi cuaca dan peringatan dari BMKG sebelum melakukan perjalanan.

“Informasi peringatan dini telah disampaikan kepada masyarakat oleh BMKG dan BPBD. Masyarakat dan pemudik diharapkan rutin mengecek informasi dari BMKG,” tambahnya.

Informasi cuaca dan peringatan dini potensi bencana akan disosialisasikan melalui berbagai kanal informasi publik, seperti videotron, media sosial, layanan info mudik s.id/mudiksumbar, serta aplikasi Sumbar Madani dan Info BMKG.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jumat Bersih Bantarjaya: Melawan Ego Pembuang Sampah “Sambil Lewat”

17 April 2026 - 10:29 WIB

Benteng Hijau Ketapang: Sinergi Relawan Jaga Pesisir Pangkalpinang

4 April 2026 - 18:57 WIB

Papan Larangan Sampah di Desa Sekip Cuma Pajangan

24 Maret 2026 - 15:16 WIB

CCTV Pangkalpinang: ‘Mata Mata’ Elektronik Pemburu Pembuang Sampah Liar

17 Maret 2026 - 13:39 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah Melalui Aturan Baru Sumbar

15 Maret 2026 - 10:57 WIB

Sampah Pesisir Selatan: Dari Beban Lingkungan Jadi Cuan

13 Maret 2026 - 20:42 WIB

Trending di LINGKUNGAN