Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

LINGKUNGAN · 24 Mei 2025 17:37 WIB ·

WASPADA! Jalan Desa Cipada Ambles Digerus Longsor, Akses Roda Empat Terputus


					Kondisi bahu jalan Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang ambles akibat longsor pada Jumat (23/5/2025), sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Perbesar

Kondisi bahu jalan Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang ambles akibat longsor pada Jumat (23/5/2025), sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Bandung Barat [DESA MERDEKA] Intensitas curah hujan yang tinggi selama beberapa pekan terakhir kembali membawa dampak serius di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kali ini, bahu ruas jalan Desa Cipada, yang terletak di Kecamatan Cisarua, dilaporkan tergerus longsor, mengakibatkan gangguan signifikan pada mobilitas warga setempat.

Peristiwa longsor yang menggerus badan jalan di Kampung Gintung ini terjadi pada Jumat (23/5/2025). Akibatnya, kondisi jalan menjadi sangat membahayakan dan tidak memungkinkan untuk dilalui oleh kendaraan roda empat. Warga dan pihak desa khawatir akan potensi terjadinya longsor susulan apabila jalan tersebut dipaksakan menahan beban yang cukup berat dari kendaraan besar.

Kepala Desa Cipada, Ujang Dahria, saat dikonfirmasi pada Sabtu (24/5/2025), membenarkan kejadian tersebut. Ia menuturkan bahwa sebelum longsor besar terjadi, tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah mulai terlihat. “Sebelum kejadian ini, sebetulnya saya berencana melakukan pengecoran sementara dengan memasukkan semen ke bagian yang retak agar longsor tidak berlanjut. Namun, takdir berkata lain, keesokan harinya hujan turun sangat lebat, dan terjadilah longsor yang lebih besar ini,” ungkap Ujang dengan nada prihatin.

Amblesnya jalan desa ini praktis melumpuhkan sebagian aktivitas warga yang bergantung pada akses tersebut, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda empat untuk mengangkut hasil bumi atau keperluan lainnya. Kondisi ini tentu menimbulkan keresahan dan harapan agar penanganan segera dilakukan.

Menyikapi situasi darurat ini, Ujang Dahria sangat berharap adanya perhatian dan tindakan cepat dari pihak-pihak terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung Barat. “Nah, alangkah lebih baiknya jika Dinas PUTR atau para anggota dewan yang terhormat dapat membantu memperjuangkan permasalahan ini. Kami sangat berharap agar jalan ini segera diperbaiki dan bisa dilalui kembali seperti sedia kala,” harapnya penuh harap.

Warga Desa Cipada kini menanti realisasi perbaikan, sembari tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mengancam. Kecepatan respons dari pemerintah daerah diharapkan dapat meminimalkan dampak kerugian dan mengembalikan kelancaran aktivitas masyarakat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ancaman Agraria dan Bencana Ekologis Desa di Banjarnegara

26 Mei 2026 - 13:07 WIB

Bantuan Mobil Sampah Pangkas Transit Limbah Tarempa Barat

22 Mei 2026 - 16:34 WIB

Menguji ‘Nawaitu’ Warga Gununggempol Jadi Kiblat Sampah Nasional

18 Mei 2026 - 15:43 WIB

Benteng Akar Bambu: Cara Warga Naiola Menjinakkan Erosi Sungai

18 Mei 2026 - 14:59 WIB

Menagih Janji Bupati Saat Desa Sukses Mandiri Sampah

8 Mei 2026 - 04:40 WIB

Jumat Bersih Bantarjaya: Melawan Ego Pembuang Sampah “Sambil Lewat”

17 April 2026 - 10:29 WIB

Trending di LINGKUNGAN