Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Wakil Bupati Bekasi, Dr. Asep Supria Atmaja, mendesak para korban dugaan pelecehan seksual yang terjadi di RSUD Cabangbungin untuk segera melapor kepada pihak kepolisian. Menurutnya, jika kasus ini dibiarkan, akan menjadi preseden buruk bagi profesi dokter di masa depan dan menghambat kepastian keadilan bagi para korban.
“Laporkan saja kepada pihak kepolisian supaya bisa ditindaklanjuti secara aturan hukum yang berlaku,” kata Asep kepada wartawan pada Minggu (17/6/2025).
Asep menambahkan, ia baru mengetahui insiden yang mencoreng nama Kabupaten Bekasi ini saat melakukan kunjungan ke RSUD Cabangbungin pada Jumat (13/6/2025). Ia mengakui sebelumnya tidak menerima informasi utuh dari pihak RSUD Cabangbungin mengenai kejadian tersebut. “Saya belum tahu, tahunya pas ada beberapa masyarakat yang bertanya kepada saya,” tambahnya.
Terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Mustofa menyatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap masyarakat di RSUD Cabangbungin. Namun, ia menyebutkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari para korban. Meskipun demikian, pihak kepolisian akan segera bertindak karena pemberitaan kasus ini sudah viral di media sosial.
“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah berperan aktif memberikan informasi kepada Polres Metro Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap pasien di RSUD Cabangbungin terus bergulir dan menjadi perhatian utama masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa jika permasalahan ini tidak ditindak tegas dan tanpa kepastian hukum, bukan hanya akan merusak nama baik Kabupaten Bekasi, tetapi juga menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, khususnya dalam pelayanan kesehatan. Ini menjadi momentum penting bagi penegakan hukum dan perlindungan korban di fasilitas kesehatan.
(Mulis/team)
misru Ariyanto jurnalis desamerdeka, saat ini menjabat sekretaris parade Nusantara DPD kabupaten Bekasi


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.