Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 18 Jun 2025 11:07 WIB ·

Wabup Bekasi Desak Korban Pelecehan Seksual Di RSUD Cabangbungin Lapor Polisi


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Wakil Bupati Bekasi, Dr. Asep Supria Atmaja, mendesak para korban dugaan pelecehan seksual yang terjadi di RSUD Cabangbungin untuk segera melapor kepada pihak kepolisian. Menurutnya, jika kasus ini dibiarkan, akan menjadi preseden buruk bagi profesi dokter di masa depan dan menghambat kepastian keadilan bagi para korban.

“Laporkan saja kepada pihak kepolisian supaya bisa ditindaklanjuti secara aturan hukum yang berlaku,” kata Asep kepada wartawan pada Minggu (17/6/2025).

Asep menambahkan, ia baru mengetahui insiden yang mencoreng nama Kabupaten Bekasi ini saat melakukan kunjungan ke RSUD Cabangbungin pada Jumat (13/6/2025). Ia mengakui sebelumnya tidak menerima informasi utuh dari pihak RSUD Cabangbungin mengenai kejadian tersebut. “Saya belum tahu, tahunya pas ada beberapa masyarakat yang bertanya kepada saya,” tambahnya.

Terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Mustofa menyatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap masyarakat di RSUD Cabangbungin. Namun, ia menyebutkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari para korban. Meskipun demikian, pihak kepolisian akan segera bertindak karena pemberitaan kasus ini sudah viral di media sosial.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah berperan aktif memberikan informasi kepada Polres Metro Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap pasien di RSUD Cabangbungin terus bergulir dan menjadi perhatian utama masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa jika permasalahan ini tidak ditindak tegas dan tanpa kepastian hukum, bukan hanya akan merusak nama baik Kabupaten Bekasi, tetapi juga menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, khususnya dalam pelayanan kesehatan. Ini menjadi momentum penting bagi penegakan hukum dan perlindungan korban di fasilitas kesehatan.

(Mulis/team)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN