Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Universitas Andalas (Unand) meningkatkan perannya dalam penguatan sektor pangan dan minuman melalui transfer teknologi. Kampus tersebut sukses menyelenggarakan “WORKSHOP SPRAY DRYER: Inovasi Produk Pangan dan Minuman” di Gedung Science Techno Park (STP) Unand pada Jumat, 17 Oktober 2025. Acara ini secara khusus menekankan pentingnya teknologi spray dryer sebagai alat kunci untuk menghasilkan produk bubuk berkualitas dan stabil dari bahan baku lokal, baik di bidang pangan, farmasi, maupun bahan alami.
Workshop ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Wellyalina, S.T.P., M.P., dengan narasumber utama Daimon Syukri, S.Si., M.Si., Ph.D., dan dimoderatori oleh Reinny Patrisina, Ph.D. Kegiatan dibuka dengan keynote speech dari Dr. Kiki Yulianto, Kepala Inbistek (Inkubasi Bisnis dan Teknologi)/STP Unand, yang juga menjabat Kepala Subdirektorat Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil Riset Unand.
Dr. Kiki Yulianto menyampaikan antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Dari lebih dari 100 pendaftar UMKM, 20 peserta terpilih mendapatkan kesempatan mengikuti bimbingan intensif ini. Peserta yang terpilih ini berasal dari beragam latar belakang, termasuk tenant binaan Unand, pelaku UMKM Sumatera Barat (Sumbar), mahasiswa, dan dosen.
“Selamat kepada peserta yang terpilih mengikuti kegiatan ini. Semoga dapat bermanfaat bagi UMKM di masa mendatang,” harap Dr. Kiki Yulianto, menggarisbawahi peran workshop ini sebagai jembatan antara riset perguruan tinggi dengan kebutuhan industri.
Daftar 20 peserta yang beruntung ini mencerminkan kolaborasi multi-sektor yang didorong Unand. Mereka yang hadir antara lain tenant (Agung Prawiro Sadmo, Syafri Mulyadi, Yenti Gusnita, Indra Dewi, Irawati, Yusran Amri Rahman, Santo), UMKM Sumbar (Era Sulastri, Deslarensa, Jessy Pretisia, Edward Zulichtiar, Ely Dafni, Wahyuni Kasim), serta perwakilan akademisi dan mahasiswa.
Workshop yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 14.00 WIB ini bertujuan agar para peserta, khususnya dari kalangan UMKM, dapat mengaplikasikan pengetahuan tentang teknologi pengeringan semprot (spray dryer) untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produk mereka. Harapannya, inovasi ini mampu mendorong hilirisasi produk pangan dan minuman berbasis bahan alami di Sumatera Barat, memberikan nilai tambah, dan memperluas daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.

Penggiat Desa. Lakukan yang Perlu saja (Prioritas).
Kita Gak perlu memenangkan semua Pertempuran.
Tinggal di Padang Pariaman, Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.