Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

SOSBUD · 5 Feb 2025 19:53 WIB ·

Umbul Donga: Doa Bersama Gus Mus untuk Arwah Budayawan Jawa Tengah


					Umbul Donga: Doa Bersama Gus Mus untuk Arwah Budayawan Jawa Tengah Perbesar

Semarang [DESA MERDEKA] – Para seniman Jawa Tengah, bekerja sama dengan Forum Wartawan Provinsi Jawa Tengah (FWPJT), menggelar acara “Umbul Donga Bersama Gus Mus untuk Arwah Mendiang Budayawan Jateng”. Acara ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Jalan Sriwijaya Semarang pada Selasa (4/2/2025).

Acara dibuka dengan penampilan Tsaqiva Kinasih Gusti yang membawakan beberapa lagu dengan petikan gitar, menciptakan suasana sakral. Doa bersama dipandu oleh Achiar Permana, dikemas dengan apik ala seniman. Ratusan jamaah hadir, termasuk Kabid Kebudayaan Disbudpar Kota Semarang, Sarosa, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, seniman, budayawan, dan masyarakat umum.

Masruhan Samsurie, penanggung jawab acara, menyampaikan apresiasi atas kehadiran keluarga mendiang budayawan dan antusiasme hadirin. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas niat Gus Mus (KH Mustofa Bisri) yang telah lama ingin mengadakan doa bersama untuk arwah para seniman dan budayawan Jawa Tengah. Ide ini kemudian diwujudkan oleh Timur Suprabana, Beno Siang Pamungkas, dan rekan-rekan lainnya menjadi acara “Umbul Donga”.

“Acara ini bertujuan untuk mendoakan arwah mendiang para budayawan Jawa Tengah, yaitu Eko Budihardjo, Darmanto Jatman, Agus Maladi Irianto, Prie Gs, Agoes Dhewa, Handry TM, Soekamto Gullit, Djawahir Muhammad, Murtidjono, dan Slamet Gundono. Acara akan diisi dengan pembacaan karya-karya mereka dan pementasan,” jelas Masruhan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan tanda tresna dari Gus Mus kepada perwakilan keluarga 10 mendiang seniman/budayawan Jawa Tengah. Sambutan disampaikan oleh Kabid Kebudayaan Disbudpar Kota Semarang, Sarosa, yang mewakili Wali Kota Semarang, dan perwakilan Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana.

Setelah itu, diputar film dokumenter tentang para seniman, dilanjutkan dengan pertunjukan. Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, membuka pertunjukan dengan membacakan puisi karya Prof. Eko Budihardjo. Kemudian, tampil Kelana Siwi membacakan puisi karya Djawahir Muhammad, Adhitia Armitrianto membacakan puisi Soekamto Gulit, Teater HAE Mulyo Hadi dan kawan-kawan menampilkan karya Agus Maladi Irianto secara teatrikal, sastrawan dari Makassar, Ilham Anwar, membacakan puisi Agoes Dhewa, Imaniar Jordan Christy membacakan puisi Handry TM, Sosiawan Leak membacakan karya Murtidjono, Eko Tunas membacakan puisi Darmanto Jatman dan Slamet Gundono, dan Teater Lingkar mementaskan karya Prie Gs secara teatrikal.

Puncak acara adalah penampilan KH Mustofa Bisri (Gus Mus) yang memimpin doa bersama. Gus Mus mengajak seluruh hadirin untuk melangitkan doa bagi arwah para mendiang budayawan Jawa Tengah.

“Maka pada malam hari ini, kita panjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, khususnya untuk saudara-saudara kita yang telah dipanggil terlebih dahulu, para budayawan, para seniman. Kita mengenal mereka baik secara langsung maupun tidak langsung, pernah berhutang ‘rasa’ pada mereka,” ungkap Gus Mus.

Menurut Gus Mus, acara ini juga menunjukkan bahwa persahabatan antara seniman dan budayawan tetap terjalin meskipun mereka telah meninggal dunia.

“Seperti malam ini, persahabatan tetap berlangsung dan solidaritas tetap berjalan dengan kita mendoakan mereka. Umbul Donga ini adalah ikhtiar melangitkan doa agar arwah mereka mendapat tempat yang layak,” kata Gus Mus.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Terjang Ombak Demi Iman: Kisah Penyuluh Agama di Pelosok

21 Januari 2026 - 23:24 WIB

Pebayuran Krisis Tanah, PT Dela Selamatkan Nasib Petani Bekasi

21 Januari 2026 - 13:09 WIB

Wabup Tulungagung: Isra’ Mi’raj Adalah Mesin Revolusi Mental Bangsa

21 Januari 2026 - 12:27 WIB

Kapolres Tulungagung Pilih ‘Jalur Spiritual’ Awali Masa Tugas

21 Januari 2026 - 03:46 WIB

Juragan Kos Jadi Penerima BLT: Mengapa Nepotisme Desa Masih Subur?

21 Januari 2026 - 00:07 WIB

Dandim Bekasi Terjang Banjir Kedungwaringin: TNI Pastikan Warga Aman

19 Januari 2026 - 21:20 WIB

Trending di SOSBUD