Kefamenanu [DESA MERDEKA] – Lukisan alam maha agung hadir di Desa Tubu, Kecamatan Bikomi Nilulat, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Meskipun akses jalannya menantang, bahkan membutuhkan nyali ekstra di beberapa titik, keindahan desa ini sungguh memukau. Perjalanan menuju Tubu, sekitar 20 kilometer dari Kefamenanu, memakan waktu sekitar dua jam dengan sepeda motor atau lebih dari tiga jam menggunakan mobil. Rute yang bisa Anda pilih adalah melalui Letkase-Nunpo atau Nimasi-Nunpo, lalu menyusuri jalan sabuk merah putih ke arah Kecamatan Mutis.
Sesampainya di Tubu, desa yang berbatasan langsung dengan Timor Leste ini, Anda akan disuguhkan pemandangan yang luar biasa. Udara sejuk pegunungan, bahkan cenderung dingin di beberapa area, langsung menyambut. Pemandangan hutan belantara yang luas, perbukitan hijau, serta keheningan yang menenangkan jiwa akan menemani sepanjang perjalanan. Terlebih lagi, Gunung Miomaffo berdiri gagah sebagai latar belakang sempurna untuk berfoto ria.

Namun, daya tarik utama Tubu bukan hanya itu. Di Dusun II, terdapat sebuah waduk kecil yang unik. Meskipun tidak sebesar Danau Kelimutu, waduk ini memiliki daya tarik tersendiri. Blasius Nesi Kefi, Kepala Desa Tubu, menjelaskan bahwa waduk ini terbentuk secara alami setelah aktivitas penggalian tanah sertu pada akhir tahun 2023, yang menambah debit tiga mata air kecil yang sudah ada sejak tahun 1990-an. Masyarakat setempat memanfaatkan sumber air ini untuk kebutuhan sehari-hari.
Keunikan lain dari waduk ini adalah gravitasinya yang tinggi. Akibatnya, air tidak dapat dialirkan keluar menggunakan alat bantu, meskipun menuju dataran yang lebih rendah. Selain itu, pada kondisi cuaca tertentu, air waduk dapat berubah warna dari biru menjadi hijau kabur.
Selain keindahan alamnya, Desa Tubu juga menyimpan sisi sakral. Kepala Desa mengimbau pengunjung untuk tidak mendaki gunung tanpa didampingi masyarakat adat setempat. Ia juga berencana memanfaatkan dana desa untuk menata kawasan ini menjadi tempat rekreasi yang menarik. Nantinya, kedai kopi robusta lokal, produk unggulan desa, akan melengkapi pengalaman wisata di Tubu. Kepala Desa berharap dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi wisata alam dan budaya di desanya, demi meningkatkan kemandirian dan pendapatan asli desa.
Penggiat dan pencinta desa,tinggal dan bekerja di Desa Oetulu, Pulau Timor NTT


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.