Sabang, Nangroe Aceh Darussalam [DESA MERDEKA] – Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Teknisi Telepon Seluler (HP) di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim Kota Sabang, Senin (14/8/2023). Program ini merupakan langkah konkret pemerintah Aceh untuk membekali generasi muda dengan keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, sekaligus menjadi upaya strategis dalam menekan angka pengangguran.
Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Hendra Mulya, SE., selaku Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Sabang. Turut hadir Kepala BLK Maritim Sabang, Kasie Pelatihan Kerja dan Kelembagaan, serta pakar ketenagakerjaan Aceh, Ir. Helvizar Ibrahim, M.Si., yang memberikan pandangan mendalam mengenai pentingnya pengembangan sumber daya manusia.
Pelatihan ini akan berlangsung intensif selama 30 hari, setara dengan 220 Jam Pelajaran (JPL). Sebanyak 20 peserta yang telah berhasil melewati seleksi ketat melalui ujian tulis dan wawancara berkesempatan mengikuti program ini. Selama sebulan penuh, mereka akan dibekali materi dan praktik langsung mengenai perbaikan dan perawatan telepon seluler.
Menurut Hendra Mulya, pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan mumpuni. “Kami berharap para peserta setelah selesai pelatihan ini tidak hanya mampu mencari pekerjaan, tetapi juga bisa menciptakan lapangan kerja sendiri dengan membuka usaha mandiri di bidang teknisi HP,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kemandirian ekonomi menjadi tujuan utama dari program-program pelatihan yang diselenggarakan pemerintah.
Kesinambungan program seperti ini sangat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah, baik dari sisi kebijakan maupun alokasi anggaran. Sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci utama agar program pelatihan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Dengan adanya kolaborasi yang kuat, target utama pemerintah, yaitu pengurangan angka pengangguran di Aceh, dapat tercapai secara optimal. (Mna)



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.