Palembang, Sumatera Selatan [DESA MERDEKA] – Prestasi gemilang diraih Sumatera Barat dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar Kemendagri di Palembang, Sabtu (25/4/2026). Dua kabupaten di Sumbar, yakni Solok Selatan dan Kepulauan Mentawai, sukses membawa pulang bonus insentif fiskal miliaran rupiah berkat keberhasilan mereka menekan angka pengangguran secara signifikan.
Dalam ajang nasional ini, Kabupaten Solok Selatan meraih Juara I dengan insentif sebesar Rp3 miliar, disusul Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai Juara II yang berhak atas dana Rp2 miliar. Selain kedua kabupaten tersebut, Kota Bukittinggi turut mengharumkan nama Sumbar dengan menyabet Juara III kategori pengendalian inflasi dan mendapatkan tambahan dana segar Rp1 miliar.
Fiskal Kuat untuk Rakyat Bawah
Kehadiran Gubernur Mahyeldi Ansharullah dalam acara ini menegaskan bahwa kerja keras di level kabupaten/kota telah membuahkan pengakuan konkret. Kebijakan insentif fiskal ini merupakan mandat UU Nomor 1 Tahun 2022, yang sengaja dirancang agar pemerintah daerah tidak hanya bekerja secara rutin, tetapi benar-benar menghasilkan dampak nyata dalam penurunan angka stunting dan kemiskinan.
“Capaian ini menunjukkan bahwa berbagai upaya kolektif kita di Sumatera Barat telah memberikan dampak nyata. Ini bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti kinerja yang diakui secara nasional,” ujar Mahyeldi dengan bangga. Dana insentif tersebut diharapkan menjadi amunisi baru bagi daerah untuk membiayai program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat akar rumput.
Inovasi Pembiayaan Jadi Kunci
Penilaian tahun ini tidak hanya fokus pada angka di atas kertas, tetapi juga melihat creative financing atau cara daerah mengelola keuangan secara cerdas. Keberhasilan Solok Selatan dan Mentawai membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang bagi daerah untuk menciptakan lapangan kerja baru dan menekan angka pengangguran di tingkat desa.
Penghargaan ini menjadi tamparan positif bagi daerah lain yang masih stagnan. Gubernur berharap momentum ini memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk menjaga konsistensi kinerja. Fokus ke depan tetap jelas: memastikan setiap rupiah insentif yang didapat kembali ke rakyat melalui program pembangunan yang berdampak jangka panjang dan berkelanjutan.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.