Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] – Pemandangan tak biasa terjadi di Desa Susulaku, Kecamatan Insana, Kamis (19/2/2026). Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, harus berjibaku menerobos sungai yang sedang meluap setinggi paha orang dewasa. Aksi nekat ini dilakukan demi satu tujuan: merayakan keberhasilan panen jagung hibrida bersama para petani di tengah guyuran hujan gerimis.
Kegiatan panen simbolis di lahan seluas setengah hektare ini menjadi bukti nyata ketangguhan sektor pertanian lokal. Di bawah binaan BUMDes Nun Tefa dan Kelompok Tani setempat, jagung varietas hibrida Maxxi 2 Cuan berhasil tumbuh subur meski cuaca ekstrem sedang melanda wilayah NTT.

Keunggulan Maxxi 2: Senjata Melawan Kekeringan
Pemilihan varietas Maxxi 2 Cuan bukan tanpa alasan. Varietas ini kini menjadi primadona baru karena ketahanannya terhadap penyakit bulai dan busuk batang yang sering menghantui petani. Yang paling krusial, jagung ini memiliki toleransi tinggi terhadap kondisi kekeringan—sebuah solusi cerdas untuk karakter tanah dan iklim di Kabupaten TTU.
“Semangat masyarakat adalah energi bagi pemerintah. Ke depan, kita harus lebih banyak mengoptimalkan lahan tidur untuk memperkuat swasembada pangan daerah,” ujar Bupati Yosep di lokasi panen.

Inspirasi dari Balik Genangan Air
Momen Bupati yang rela basah kuyup menerobos banjir menuju lokasi kegiatan mengirimkan pesan kuat tentang prioritas pembangunan daerah. Bagi warga Desa Susulaku, kehadiran orang nomor satu di TTU tersebut menjadi suntikan motivasi untuk terus bertani di tengah tantangan infrastruktur dan alam.
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap ketahanan pangan di TTU tidak lagi hanya menjadi slogan, melainkan realitas yang meningkatkan kesejahteraan petani secara langsung. Sinergi antara BUMDes dan kelompok tani masyarakat diharapkan menjadi model percontohan bagi desa-desa lain dalam mengelola lahan secara profesional dan berorientasi pasar.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.