Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Wajah pelayanan publik di tingkat akar rumput Kecamatan Pakel, Tulungagung, resmi memasuki babak baru. Melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang digelar di Balai Desa Ngrance, Kamis (22/1/2026), Syaifudin, perangkat Desa Duwet, terpilih secara mutlak untuk menakhodai Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Pakel masa bakti 2026–2031.
Terpilihnya Syaifudin bukan sekadar pergantian kursi kepemimpinan, melainkan simbol harapan bagi puluhan perangkat desa di 19 desa se-Kecamatan Pakel. Muscam ini menjadi momentum krusial untuk menggeser paradigma perangkat desa dari sekadar “pelayan administratif” menjadi birokrat desa yang profesional, visioner, dan transparan.
Kemitraan Solid di Jantung Pemerintahan Desa
Camat Pakel, Endik Eko Wahyudi, S.Sos., M.A.P., dalam arahannya menekankan bahwa perangkat desa adalah etalase pemerintah bagi masyarakat. “Baik buruknya wajah pemerintah bergantung pada kinerja Bapak dan Ibu di lapangan,” tegasnya.
Hal senada diungkapkan Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Pakel, H. Mujiono. Ia memberikan out-of-the-box insight bahwa hubungan antara Kepala Desa dan Perangkat Desa tidak boleh lagi bersifat kaku atau hierarkis semata, melainkan harus berlandaskan asas kemitraan yang solid untuk mengawal kesejahteraan sesuai regulasi.
Visi 2026-2031: Organisasi Progresif
Usai memenangkan suara mutlak, Syaifudin menegaskan bahwa PPDI Pakel di bawah kepemimpinannya akan menjadi “rumah besar” untuk memperjuangkan martabat perangkat desa. Ia mengajak seluruh anggota untuk membuang jauh ego sektoral dan mulai mengedepankan kekompakan organisasi.
“Tugas ini bukan beban, tapi tanggung jawab kolektif. Mari kita jadikan PPDI Pakel organisasi yang aktif, progresif, dan profesional dalam melayani masyarakat,” ujar Syaifudin dalam sambutan perdananya.
Momentum Evaluasi, Bukan Sekadar Seremoni
Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung, Abdul Fatah, melalui tim delegasi Muyoto, mengingatkan bahwa tantangan perangkat desa ke depan semakin berat. Muscam ini diharapkan menjadi wadah evaluasi nyata terhadap program kerja yang telah berjalan, agar PPDI tidak hanya hadir saat pemilihan, tetapi terus berdampak nyata bagi kesejahteraan anggotanya dan kemajuan desa.
Acara yang berlangsung demokratis ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, mulai dari Kapolsek hingga Danramil, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap stabilitas organisasi perangkat desa sebagai ujung tombak pertahanan sosial di tingkat bawah.

jurnalis yang berusaha menjaga Marwah

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.