Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 23 Jan 2026 17:26 WIB ·

Syaifudin Nakhodai PPDI Pakel: Babak Baru Profesionalisme Desa


					Syaifudin Nakhodai PPDI Pakel: Babak Baru Profesionalisme Desa Perbesar

Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Wajah pelayanan publik di tingkat akar rumput Kecamatan Pakel, Tulungagung, resmi memasuki babak baru. Melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang digelar di Balai Desa Ngrance, Kamis (22/1/2026), Syaifudin, perangkat Desa Duwet, terpilih secara mutlak untuk menakhodai Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Pakel masa bakti 2026–2031.

Terpilihnya Syaifudin bukan sekadar pergantian kursi kepemimpinan, melainkan simbol harapan bagi puluhan perangkat desa di 19 desa se-Kecamatan Pakel. Muscam ini menjadi momentum krusial untuk menggeser paradigma perangkat desa dari sekadar “pelayan administratif” menjadi birokrat desa yang profesional, visioner, dan transparan.

Kemitraan Solid di Jantung Pemerintahan Desa
Camat Pakel, Endik Eko Wahyudi, S.Sos., M.A.P., dalam arahannya menekankan bahwa perangkat desa adalah etalase pemerintah bagi masyarakat. “Baik buruknya wajah pemerintah bergantung pada kinerja Bapak dan Ibu di lapangan,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Pakel, H. Mujiono. Ia memberikan out-of-the-box insight bahwa hubungan antara Kepala Desa dan Perangkat Desa tidak boleh lagi bersifat kaku atau hierarkis semata, melainkan harus berlandaskan asas kemitraan yang solid untuk mengawal kesejahteraan sesuai regulasi.

Visi 2026-2031: Organisasi Progresif
Usai memenangkan suara mutlak, Syaifudin menegaskan bahwa PPDI Pakel di bawah kepemimpinannya akan menjadi “rumah besar” untuk memperjuangkan martabat perangkat desa. Ia mengajak seluruh anggota untuk membuang jauh ego sektoral dan mulai mengedepankan kekompakan organisasi.

“Tugas ini bukan beban, tapi tanggung jawab kolektif. Mari kita jadikan PPDI Pakel organisasi yang aktif, progresif, dan profesional dalam melayani masyarakat,” ujar Syaifudin dalam sambutan perdananya.

Momentum Evaluasi, Bukan Sekadar Seremoni
Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung, Abdul Fatah, melalui tim delegasi Muyoto, mengingatkan bahwa tantangan perangkat desa ke depan semakin berat. Muscam ini diharapkan menjadi wadah evaluasi nyata terhadap program kerja yang telah berjalan, agar PPDI tidak hanya hadir saat pemilihan, tetapi terus berdampak nyata bagi kesejahteraan anggotanya dan kemajuan desa.

Acara yang berlangsung demokratis ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, mulai dari Kapolsek hingga Danramil, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap stabilitas organisasi perangkat desa sebagai ujung tombak pertahanan sosial di tingkat bawah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 128 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ritual Pendinginan: Harmoni Adat dan Modernitas Pesisir Malaka

29 September 2026 - 19:22 WIB

Pilkades Bantarjaya: Tumbangnya Petahana dan Ujian Pj Mursidi

29 September 2026 - 12:55 WIB

Bansos Ribuan Warga Wonogiri Disetop Gegara Judol Pinjol

19 September 2026 - 06:11 WIB

Sengkarut Dana Desa Malaka: Pelatihan 10 Menit Disorot

17 September 2026 - 10:01 WIB

Bantaran Citarum Memanas: Sengkarut Rivalitas 4 Calon Pemimpin Bantarjaya

10 September 2026 - 16:25 WIB

Pilkades Sumber Urip: Petahana Jajang Sujai Amankan Nomor 1

9 September 2026 - 14:45 WIB

Trending di KABAR DESA