Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 7 Nov 2025 16:31 WIB ·

Sumbar Segera Tambah Ruang Kelas SMK Unggulan Industri


					Sumbar Segera Tambah Ruang Kelas SMK Unggulan Industri Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menegaskan komitmen tinggi pemerintah provinsi terhadap dunia pendidikan vokasi dengan berencana menambah fasilitas dan Ruang Kelas Baru (RKB) di SMK-SMAKPA Padang. Upaya ini didorong oleh tingginya animo siswa untuk masuk ke sekolah vokasi unggulan tersebut, di tengah peningkatan kebutuhan industri.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Mahyeldi saat mengikuti Talkshow Inspiratif dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 SMK-SMAKPA Padang pada Jumat, 7 November 2025, yang mengusung tema “Berkarya, Unggul di Vokasi, Terdepan di Industri.”

Animo Siswa Tinggi, Kebutuhan Industri Meningkat
Gubernur Mahyeldi menyoroti data penerimaan siswa baru di SMK-SMAKPA Padang yang sangat ketat. Kepala Sekolah, Drs. Nasir, melaporkan bahwa dari total 4.777 pendaftar pada tahun 2025 melalui jalur JARVIS (Jalur Penerimaan Vokasi Industri), hanya 289 siswa yang diterima. Angka ini menghasilkan rasio animo 1:16, yang merupakan salah satu yang tertinggi untuk SMK di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI).

“Animo yang tinggi ini membuktikan kualitas pendidikan di SMK-SMAKPA, apalagi tamatannya sudah siap bekerja. Bahkan, 85 persen lulusan langsung diterima di berbagai industri, sisanya melanjutkan ke perguruan tinggi,” ungkap Mahyeldi. Ia menambahkan bahwa alumni sekolah ini, seperti Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) saat ini, membuktikan prospek karir yang sangat baik.

Melihat fakta ini, Mahyeldi menilai bahwa pendidikan vokasi di SMK sangat penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai, sejalan dengan harapan Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui kemajuan industri.

Perintah Koordinasi dan Dukungan Kementerian
Untuk mengatasi kekurangan ruang belajar dan memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga, Gubernur Mahyeldi telah memerintahkan Dinas Pendidikan Sumbar untuk segera berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Inspektur I Kementerian Perindustrian. Targetnya adalah penambahan RKB.

Menanggapi hal tersebut, Inspektur I Kementerian Perindustrian, Dewi Setiawati, ST, M.SE., menyampaikan prinsip dasar persetujuan dari kementerian terkait rencana pembangunan RKB ini. “Pada prinsipnya kami setuju adanya pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), karena hal ini krusial untuk mengatasi kekurangan ruang belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya. Dewi memastikan usulan penambahan dua RKB untuk menunjang kegiatan belajar di SMK-SMAKPA Padang akan segera disampaikan melalui kementerian terkait.

Dorongan Pengembangan Green Industry
Di hadapan ratusan siswa, Mahyeldi juga menyinggung cita-cita besar Indonesia menuju negara maju yang tak lepas dari kemajuan industri. Ia mendorong agar Sumbar, yang saat ini industrinya masih bergerak di sektor hulu (pertanian seperti kelapa sawit, karet, gambir), beralih fokus pada pengembangan industri hijau (green industry).

Pengembangan ini difokuskan pada pemanfaatan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang melimpah di Sumbar, seperti energi air, panas bumi, surya, dan angin. Tujuannya adalah menjadikan Sumbar sebagai pusat investasi energi hijau dan industri digital yang berkelanjutan, sekaligus pelopor Green Province di Indonesia. Mahyeldi mengajak investor untuk berpartisipasi dalam mewujudkan visi ini.

Acara talkshow tersebut juga dihadiri oleh Rektor UNP, Forkopimda Sumbar, Pengawas SMK SMAK Padang, dan komite sekolah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Tengah Demam AI, Guru Sumbar Butuh Perlindungan

5 September 2026 - 14:24 WIB

Bangkit dari Bawah: Pemulihan Gempa Ngada Berbasis Desa

4 September 2026 - 21:07 WIB

Kelurahan Cipayung dan Paramadina Buka Ruang Kolaborasi Global

1 September 2026 - 14:21 WIB

Renovasi Kelas, Siswa SMA Cendana Boas Malaka Belajar di Luar

31 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Kisah Nurul Fadiah, Melawan ‘Brain Drain’ dari Pesisir Selayar

16 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Menantang Ombak Demi Dasa Darma: Kisah 369 Tunas Muda di Beranda Selatan Selayar

15 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Trending di PENDIDIKAN