Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 28 Agu 2025 13:04 WIB ·

Sumbar Perkuat Kesiapsiagaan Maritim dengan Latihan Gabungan


					Sumbar Perkuat Kesiapsiagaan Maritim dengan Latihan Gabungan Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menunjukkan komitmen kuatnya dalam menghadapi potensi bencana, terutama di sektor maritim. Hal ini terbukti saat provinsi ini menjadi tuan rumah Latihan Gabungan Kesiapsiagaan Kecelakaan Kapal di Dermaga Bungus, Kota Padang, Selasa, 26 Agustus 2025. Latihan ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga memperkuat sinergi lintas instansi demi keselamatan masyarakat.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Sumbar sebagai tuan rumah latihan gabungan tingkat Sumatera. “Alhamdulillah, Sumbar dipilih menjadi tuan rumah. Latihan ini berdampak langsung pada peningkatan kesiapsiagaan dan keselamatan masyarakat,” kata Vasko.

Dalam kesempatan tersebut, Vasko menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Ia lantas mendorong adanya penambahan alat utama sistem pertahanan (alutsista) untuk mempercepat respons penanganan bencana. Salah satu usulan yang diajukan adalah penempatan helikopter di Sumbar, yang dinilai dapat mempercepat operasi pencarian dan pertolongan (SAR), baik di darat, laut, maupun udara.

“Kami sudah sampaikan ke Basarnas, kalau bisa ada helikopter untuk ditempatkan di Sumbar. Respons bencana akan jauh lebih cepat,” tambahnya. Dengan dukungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya, Vasko optimistis Sumbar akan semakin siap menghadapi berbagai ancaman bencana, mulai dari gunung meletus, tanah longsor, hingga kecelakaan di perairan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berdoa demi perlindungan dan kemajuan provinsi.

Sementara itu, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin Muchlisin, menjelaskan bahwa efisiensi anggaran tidak menjadi penghalang signifikan dalam operasi SAR. Menurutnya, kunci utama keberhasilan adalah kolaborasi. “Efisiensi pasti ada dampaknya, tetapi kita bisa meminimalkan dengan memberdayakan seluruh potensi dari luar Basarnas seperti TNI, Polri, dan instansi lain,” jelas Noer.

Ia menambahkan, potensi kerawanan bencana di Sumatera Barat terbilang tinggi. Oleh karena itu, latihan gabungan ini menjadi sangat penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan sinergi semua pihak. Basarnas sendiri telah menempatkan dua kapal besar di Mentawai dan Padang, serta sejumlah peralatan lainnya. Namun, dukungan eksternal dari Polair, TNI AL, dan Kementerian Perhubungan tetap dibutuhkan untuk memperkuat proteksi terhadap potensi kecelakaan di perairan Sumbar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

M. Sukri Siap Bawa Perubahan di Nagari Aie Tajun

6 Juni 2026 - 15:27 WIB

Sinergi Logistik Percepat Pembangunan Infrastruktur Halmahera Selatan

5 Juni 2026 - 16:21 WIB

Strategi Koperasi Desa Merah Putih Sawahlunto Menuju Ekonomi Mandiri

2 Juni 2026 - 17:42 WIB

Nilai Pancasila Jadi Fondasi Pembangunan Desa Sumbar

2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Dugaan Intimidasi Ketua APDESI Jabar di Pebayuran Bekasi

2 Juni 2026 - 09:30 WIB

Sinergi Ranah Rantau Lahirkan Rumah Tahfiz Tanah Datar

1 Juni 2026 - 22:12 WIB

Trending di RAGAM