Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 2 Mei 2025 21:34 WIB ·

Sumbar Genjot Kualitas ASN Lewat Beasiswa LPDP!


					Sumbar Genjot Kualitas ASN Lewat Beasiswa LPDP! Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] – Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan komitmen kuat dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN). Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, membuka webinar nasional bertajuk “LPDP Hadir untuk Negeri: Pendidikan Berkualitas, ASN Berdaya Saing, Daerah Maju, Indonesia Makmur” secara daring pada Jumat (2/5/2025).

Webinar ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumbar, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), serta komunitas alumni Mata Garuda Sumbar. Tercatat, ratusan ASN dari berbagai penjuru Indonesia turut berpartisipasi aktif dalam acara virtual ini.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan urgensi peningkatan kualitas SDM di Indonesia, terutama bagi para ASN, guna menjawab berbagai tantangan zaman. Menurutnya, isu ini harus menjadi agenda prioritas utama pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. “Beasiswa LPDP adalah jembatan emas untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah di Indonesia,” ujarnya. Ia meyakini, melalui beasiswa ini, daya saing serta kualitas pelayanan publik akan terus meningkat.

Selanjutnya, Mahyeldi mengungkapkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan bahwa secara nasional, baru sekitar 10 persen ASN yang menyandang gelar S-2 dan hanya 1 persen yang bergelar S-3. Sementara itu, di Sumbar, dari total 145.275 ASN, baru sekitar 11,36 persen yang telah menyelesaikan pendidikan pascasarjana dan 1,08 persen yang meraih gelar doktor. “Ini perlu terus kita tingkatkan demi memperkuat kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.

Gubernur Mahyeldi juga melihat LPDP sebagai solusi cerdas bagi ASN yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selain itu, ia berpendapat bahwa pemanfaatan beasiswa ini dapat mempersempit kesenjangan kualitas SDM antarwilayah di seluruh Indonesia. “Solusinya sudah disiapkan, mekanismenya juga jelas,” tegas Mahyeldi. “Seharusnya ini segera dimanfaatkan secara optimal oleh para ASN.”

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi tulus kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan webinar ini. Ia berharap, kolaborasi yang konstruktif semacam ini dapat terus terjalin secara berkelanjutan demi memperkuat ketahanan nasional dalam berbagai aspek.(H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Guru Samarinda Dilatih Menangkal Penipuan Finansial Digital

23 September 2026 - 23:37 WIB

Lepas 340 Penerima Beasiswa Sawit, Gubernur Mahyeldi : Jangan Sia-siakan Kesempatan

22 September 2026 - 10:45 WIB

Di Tengah Demam AI, Guru Sumbar Butuh Perlindungan

5 September 2026 - 14:24 WIB

Bangkit dari Bawah: Pemulihan Gempa Ngada Berbasis Desa

4 September 2026 - 21:07 WIB

Kelurahan Cipayung dan Paramadina Buka Ruang Kolaborasi Global

1 September 2026 - 14:21 WIB

Renovasi Kelas, Siswa SMA Cendana Boas Malaka Belajar di Luar

31 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Trending di PENDIDIKAN