Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMDA · 3 Apr 2026 05:46 WIB ·

Solusi Asrama: Putus Tembok Geografis Pendidikan Desa Mentawai


					Solusi Asrama: Putus Tembok Geografis Pendidikan Desa Mentawai Perbesar

Mentawai, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Geografi Kepulauan Mentawai yang menantang masih menjadi tembok besar bagi akses pendidikan. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, menegaskan bahwa pembangunan asrama bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak agar anak-anak di pelosok desa bisa bersekolah tanpa terhalang jarak.

“Tanpa asrama, anak-anak kita akan kesulitan menjangkau sekolah,” tegas Arry saat berdialog dengan jajaran SMK Negeri 1 Kepulauan Mentawai, Rabu (1/4/2026). Saat ini, keterbatasan akses berdampak pada rendahnya minat sekolah kejuruan, dengan rata-rata siswa hanya berkisar 40 hingga 50 orang per angkatan.

Vokasi Desa: Link and Match dengan Industri
Selain akses fisik, kualitas lulusan menjadi sorotan utama. Arry menilai masih ada kesenjangan antara kompetensi siswa SMK dengan kebutuhan dunia usaha. Sekolah kejuruan di Mentawai ditantang untuk mencetak tenaga siap kerja melalui penguatan praktik, sertifikasi, hingga penguasaan bahasa asing agar mampu bersaing hingga ke luar negeri.

Sebagai langkah nyata, Pemprov Sumbar menyalurkan bantuan unit mobil operasional untuk praktik otomotif dan mesin cuci untuk jurusan perhotelan. Tak hanya alat, dukungan infrastruktur berupa penyediaan listrik untuk gedung asrama juga menjadi prioritas guna menjamin keberlangsungan studi siswa dari desa-desa terpencil.

Sinergi Membangun Kemandirian SMK
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jop, menyatakan komitmen daerah untuk memperkuat dukungan dasar seperti akomodasi dan akses jalan. Asrama dipandang sebagai penunjang utama agar siswa dari berbagai pulau bisa fokus belajar pada empat program strategis: otomotif, agribisnis, perikanan, dan perhotelan.

Meskipun SMK Negeri 1 Kepulauan Mentawai masih menghadapi keterbatasan sarana dan pembiayaan, kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menjembatani siswa magang ke sektor industri di Kota Padang. Langkah ini menjadi secercah harapan bagi pendidikan vokasi di Mentawai untuk bangkit dari keterisolasian.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Terminal Barang Glagahan: Peluang Emas atau Ancaman Desa?

8 Juni 2026 - 22:18 WIB

Sampah Jadi Berkah, Strategi Sumbar Menuju Indonesia Asri

6 Juni 2026 - 23:38 WIB

Atasi Kelangkaan, Pemprov Sumbar Perketat Pengawasan BBM Subsidi

6 Juni 2026 - 12:11 WIB

Pancasila Sebagai Jangkar Persatuan Masyarakat Desa

1 Juni 2026 - 17:35 WIB

Reformasi Birokrasi Sumbar: Kualitas Pelayanan Publik Kini Naik Kelas

30 Mei 2026 - 07:50 WIB

Dinsos Jombang Salurkan Bantuan ATENSI 2026 kepada 34 Penerima Manfaat untuk Kembangkan Usaha

26 Mei 2026 - 17:20 WIB

Trending di PEMDA