Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

DESA · 25 Okt 2025 09:32 WIB ·

Mahasiswa Giat 13 UNNES Desa Ngadikerso Ajak Siswa SD Ngadikerso 1 Kelas 3 dan 4 Berkreasi Membuat Batik Jumputan


					Mahasiswa Giat 13 UNNES Desa Ngadikerso Ajak Siswa SD Ngadikerso 1 Kelas 3 dan 4 Berkreasi Membuat Batik Jumputan Perbesar

Sumowono, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Suasana belajar yang seru dan penuh tawa mewarnai SD Negeri Ngadikerso 1 selama tiga hari, 22–24 Oktober 2025. Sekolah tersebut menjadi pusat kegiatan program “Belajar Kreatif Melalui Seni Batik Jumputan,” yang diikuti antusias oleh siswa kelas 3 dan 4.

Kegiatan edukatif dan menyenangkan ini diinisiasi oleh 11 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) GIAT 13, di bawah bimbingan dosen lapangan, Ibu Lindra. Program ini merupakan bagian dari komitmen KKN UNNES dalam mewujudkan “Membangun Indonesia dari Desa” melalui pendidikan kreatif dan pelestarian nilai budaya lokal.

Pada hari pertama, Rabu (22/10), mahasiswa KKN UNNES GIAT 13 memulai dengan sosialisasi mendalam tentang batik jumputan dan teknik pewarnaan kain shibori. Siswa-siswa diperkenalkan pada berbagai teknik dasar pembuatan motif, seperti melipat, mengikat, dan menjahit kain sebelum proses pencelupan. Beberapa pola shibori yang dikenalkan meliputi Kanoko (bercak bulat), Kumo (jaring laba-laba), Arashi (garis diagonal), dan Itajime (lipatan geometris). Anak-anak menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi, membuat suasana kelas terasa hidup dan interaktif.

Keesokan harinya, Kamis (23/10), siswa beralih ke praktik langsung pembuatan batik jumputan. Mereka bekerja dalam kelompok kecil, mempersiapkan kain putih, dan mengikatnya sesuai dengan pola yang telah dipelajari. Dengan pewarna alami yang disiapkan, setiap siswa mencelupkan kainnya dengan hati-hati. Saat hasil karya dibuka, sorak kagum pun membahana. Warna-warna indah dan motif unik yang tercipta dari tangan mereka sendiri menjadi bukti keberhasilan pembelajaran kreatif ini.

Puncak acara berlangsung pada Jumat (24/10) dengan kegiatan yang memadukan kebugaran dan budaya: senam pagi dilanjutkan dengan permainan tradisional. Seluruh siswa SD Ngadikerso 1 tumpah ruah di halaman sekolah, menciptakan suasana riang gembira. Mahasiswa dan guru ikut berbaur dalam permainan yang sudah jarang ditemui, seperti engrang batok, lompat tali, step balok, dan congklak.

Setiap mahasiswa KKN UNNES GIAT 13 memiliki peran spesifik di pos permainan yang berbeda, memastikan kelancaran lomba dan menumbuhkan nilai sportivitas di antara peserta. Interaksi yang ramah antara mahasiswa dan siswa berhasil memperkuat rasa kebersamaan.

Program inisiasi mahasiswa KKN UNNES ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa, membantu mereka belajar mengekspresikan diri melalui seni, bekerja sama dalam kelompok, serta mengenal dan melestarikan nilai-nilai budaya dan kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata UNNES untuk menghidupkan semangat pendidikan dan kreativitas di desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 46 kali

Satu tanggapan untuk “Mahasiswa Giat 13 UNNES Desa Ngadikerso Ajak Siswa SD Ngadikerso 1 Kelas 3 dan 4 Berkreasi Membuat Batik Jumputan”

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kukar Siapkan Pertanian, Transisi dari Ketergantungan Tambang

4 Desember 2025 - 18:12 WIB

Bupati Kupang Ancam Pecat Pejabat Telat Lapor Dana Desa

4 Desember 2025 - 17:07 WIB

Sekdes Garut Dibekali Bimtek Agar Dana Desa Akuntabel

4 Desember 2025 - 12:03 WIB

Kisah Dramatis Banjir Pidie: Selamatkan Ibu dan Bertahan di ‘Desa Mati’

4 Desember 2025 - 07:32 WIB

Dana Desa 38 Desa Semarang Mandek, Program Pembangunan Terancam

2 Desember 2025 - 19:23 WIB

Adat Larang Administrasi, Desa Kanekes Minta Pengecualian Dana

2 Desember 2025 - 18:14 WIB

Trending di DESA