Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 25 Jan 2026 22:23 WIB ·

Sinergi Medan-Pidie Jaya: 500 Al-Qur’an untuk Anak Korban Banjir


					Wakaf dari warga Kota Medan 500 Mushaf Al Quran disalurkan untuk anak-anak pengajian korban banjir di Pidie Jaya, Sabtu (24/1).(Ist) Perbesar

Wakaf dari warga Kota Medan 500 Mushaf Al Quran disalurkan untuk anak-anak pengajian korban banjir di Pidie Jaya, Sabtu (24/1).(Ist)

Pidie Jaya, Aceh [DESA MERDEKA] Musibah banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya tidak hanya menyisakan tumpukan lumpur, tetapi juga merusak sarana pendidikan keagamaan. Bergerak cepat atas kondisi tersebut, para dermawan asal Kota Medan menyalurkan 500 mushaf Al-Qur’an untuk anak-anak di empat lokasi pengajian, Sabtu (24/1/2026).

Aksi kemanusiaan ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan simbol pemulihan mental dan spiritual bagi generasi muda di gampong-gampong terdampak. Dengan Al-Qur’an yang baru, anak-anak diharapkan kembali ceria dan bersemangat melanjutkan aktivitas pengajian mereka yang sempat terhenti akibat bencana.

Penyaluran Langsung di Titik Terdampak
Tim relawan di lapangan bergerak menyisir dua kecamatan utama untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Berikut adalah rincian penyaluran 500 mushaf tersebut:

  • Kecamatan Meurah Dua: Gampong Seunong menerima 150 mushaf dan Gampong Lhok Sandeng mendapatkan 100 mushaf.
  • Kecamatan Meureudu: Gampong Teupin Pukat menerima 150 mushaf dan Gampong Meunasah Balek mendapatkan 100 mushaf.

Langkah ini menjadi oase di tengah keterbatasan sarana belajar pascabanjir. Pembagian dilakukan secara langsung oleh relawan lokal kepada anak-anak pengajian sebagai bentuk dukungan moral yang nyata.

Wakaf dari warga Kota Medan 500 Mushaf Al Quran disalurkan untuk anak-anak pengajian korban banjir di Pidie Jaya, Sabtu (24/1).(Ist)

Solidaritas Lintas Batas
Wakaf Al-Qur’an ini lahir dari kepedulian pribadi tokoh asal Kota Medan, di antaranya Hj. Zainurah Hanif, Laiza Novita Chadijah, serta Muhammad Ardhian Syah, SH, MH. Di lokasi, penyaluran didampingi oleh relawan Pidie Jaya seperti Cut Nurlaili, SE, MM, Nyak Malik Wina, SH, dan Nurbaidah.

“Kami ingin anak-anak tahu bahwa mereka tidak sendirian. Saudara-saudara di Medan ikut merasakan apa yang mereka alami,” ujar tim relawan di sela kegiatan.

Solidaritas lintas provinsi ini membuktikan bahwa pendidikan keagamaan adalah fondasi yang harus tetap kokoh, meski dihantam bencana. Wakaf ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang untuk membangun karakter anak-anak Pidie Jaya yang religius dan tangguh dalam menghadapi tantangan masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Duka Pantai Selatan: Lelah Pamong Desa Menjaga Asa

5 September 2026 - 20:29 WIB

Lautan Cahaya Lilin Sambut Bunda Maria di Malaka

2 September 2026 - 22:47 WIB

Bukan Sekadar Sertifikat: Denyut Budaya Sumbar Ada di Tangan Masyarakat

29 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Jangan Tangkap Ikan Kecil, Bongkar Bandar Togel Papua!

29 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Saat Legenda Prambanan Pindah ke Jalanan Subah Batang

22 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Gotong Royong Warga Malaka Kirim Bantuan Gempa Flores

17 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Trending di SOSBUD