Solok Selatan, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Pertemuan Istri Kepala Daerah (ISKADA) se-Sumatera Barat yang digelar di Solok Selatan, Kamis (9/4/2026), menjadi titik tolak penguatan kolaborasi perempuan dalam membangun daerah. Bukan sekadar ajang silaturahmi, forum ini difokuskan untuk menyamakan persepsi organisasi perempuan seperti TP PKK, BKOW, dan DWP dalam menangani isu-isu fundamental hingga ke tingkat desa.
Ketua TP PKK Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi, menegaskan bahwa peran perempuan sangat strategis dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan masyarakat yang berdaya. Sinergi program ini diarahkan pada isu prioritas seperti pendidikan anak, kesehatan keluarga, ketahanan ekonomi, serta pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak.
Inovasi Digital dan Ketahanan Ekonomi
Dinamika pembangunan menuntut organisasi perempuan di daerah untuk lebih adaptif tanpa meninggalkan nilai kearifan lokal Minangkabau. Salah satu inovasi yang disoroti adalah penguatan kapasitas perempuan melalui pelatihan content creator dan digitalisasi pelaporan. Hal ini diharapkan mampu mendorong perempuan desa untuk lebih kreatif dalam mempromosikan potensi ekonomi keluarga.
Selain pemberdayaan, aspek solidaritas sosial juga menjadi perhatian. BKOW Sumbar tercatat aktif menyalurkan bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Solok. Langkah ini merupakan bentuk kontribusi nyata perempuan dalam mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
Membangun Sinergi Berkelanjutan
Melalui ISKADA, kolaborasi lintas organisasi diharapkan semakin solid. Program-program yang dijalankan, mulai dari penguatan kapasitas hingga kegiatan keagamaan dan kesehatan massal, dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Ketua DWP Sumbar, Ny. Arimbi Arry, menyebutkan bahwa peningkatan kualitas keluarga tetap menjadi agenda jangka panjang. Dengan sinergi yang terarah, diharapkan organisasi perempuan mampu menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan masyarakat Sumatera Barat yang berkualitas dan berdaya saing.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.