Silau Dunia, Simalungun, Sumatera Utara [DESA MERDEKA] – Desa Silau Dunia kini tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah untuk memutar roda ekonomi. Melalui kolaborasi strategis dengan Yayasan Rumah Yatim, Pemerintah Desa meluncurkan program Pemberdayaan Ekonomi Umat dengan menebar 11.000 bibit ikan gurami, mas, dan nila ke kolam-kolam milik warga di Dusun II Lembah Sari, Minggu (11/05/2025).
Langkah ini diambil karena sektor perikanan dinilai memiliki potensi besar yang belum tergarap maksimal di wilayah tersebut. Kepala Desa Silau Dunia, Andrian Masrudi Saragih, SH, menegaskan bahwa kemajuan ekonomi masyarakat membutuhkan uluran tangan pihak eksternal agar tidak terjadi ketergantungan tunggal pada dana desa.

Kemandirian Ekonomi dari Sektor Perikanan
Program ini dirancang untuk memicu munculnya sumber pendapatan baru bagi masyarakat agraris. Perwakilan Yayasan Rumah Yatim, Eka, menyatakan bahwa komitmen ini merupakan wujud nyata pemberdayaan masyarakat di sektor perikanan. Dengan manajemen budidaya yang baik, bibit-bibit ikan ekonomis tinggi tersebut diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan warga secara signifikan.
Pemilihan jenis ikan seperti gurami dan emas bukan tanpa alasan; nilai jualnya yang stabil di pasar lokal menjadikannya aset produktif bagi rumah tangga di desa. Harapannya, program sederhana ini menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Pembangunan Holistik: Ekonomi dan Religi
Sinergi di Silau Dunia tidak hanya berhenti pada urusan perut. Sebelum seremoni penebaran bibit, pihak desa dan yayasan meninjau rencana pembangunan fasilitas sanitasi untuk Masjid di Dusun Nagori Hanopan. Langkah ini mempertegas bahwa pembangunan desa yang ideal harus menyentuh aspek ekonomi sekaligus fasilitas umum dan keagamaan.
Kerja sama holistik ini diharapkan menjadi prototipe bagi wilayah lain di Simalungun. Bahwa pemberdayaan masyarakat yang komprehensif adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup warga desa secara menyeluruh, baik dari segi materi maupun kenyamanan fasilitas sosial.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.