Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

DESA · 13 Jul 2026 17:00 WIB ·

KSP Tegaskan BPD Kawal Asta Cita Presiden Prabowo


					KSP Tegaskan BPD Kawal Asta Cita Presiden Prabowo Perbesar

Purwakarta, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kini memegang peran taktis dalam mengawal program strategis nasional langsung dari tingkat akar rumput. Hal ini sejalan dengan poin keenam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pembangunan ekonomi dari desa ke bawah.

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) sekaligus Ketua Dewan Pembina PABPDSI Pusat, Jenderal (Purn) H. Dudung Abdurachman, menegaskan bahwa tata kelola di 75.000 desa akan menentukan arah masa depan Indonesia. BPD dituntut berada di garis terdepan dalam memastikan seluruh program intervensi pemerintah berjalan efektif.

“Tugas KSP adalah memastikan seluruh program pemerintah berjalan tepat sasaran. Masa depan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh keberhasilan desa yang menjadi rumah bagi sebagian besar rakyat kita,” ujar Dudung saat menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PP PABPDSI) masa bakti 2026–2032 di Alun-Alun Pasanggrahan Pajajaran, Purwakarta, Senin (13/7/2026).

Dudung menambahkan, desa harus dikelola sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan tetap mengedepankan kearifan lokal seperti musyawarah dan gotong royong demi menyongsong target Indonesia Emas 2045.

Transformasi Kelembagaan BPD
Ketua Umum PP PABPDSI periode 2026–2032, Fery Radiansyah, menyatakan kesiapan organisasinya untuk bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah yang bersih dan profesional.

“Kami hadir untuk membangun kepemimpinan BPD yang cakap dan berintegritas. Kehadiran Kepala KSP menjadi sinyal kuat bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan perwakilan desa kini semakin kokoh untuk menyukseskan Asta Cita,” kata Fery.

Sebelumnya, PABPDSI telah mematangkan arah kebijakan organisasi melalui Orientasi Nasional dan Rapat Kerja Pengurus Pusat pada 11–12 Juli 2026 di Purwakarta. Agenda ini mematangkan kesiapan personil BPD dalam mengawal regulasi dan anggaran desa secara akuntabel.

Pengawasan Anggaran dan Program Strategis
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mengingatkan kembali fungsi vital BPD sebagai lembaga legislatif di tingkat desa. BPD memegang kendali penuh dalam musyawarah perencanaan, pembahasan anggaran, hingga pengawasan program kerja di lapangan.

Beberapa program prioritas yang kini memerlukan pengawasan ketat BPD antara lain optimalisasi BUMDes, pengembangan desa wisata, akselerasi desa ekspor, hingga operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih.

“Jaga kekompakan dan bangun komunikasi yang baik dengan kepala desa serta semua pihak. Dengan kebersamaan, poin keenam Asta Cita Presiden akan benar-benar lahir dari karya nyata di desa-desa kita,” pungkas Yandri.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sertifikat Wakaf Gratis dan Efisiensi Dana Desa Pakubalaho

14 Juli 2026 - 12:50 WIB

Batu Lohe Kepung Pernikahan Dini dan Selamatkan Kakao

13 Juli 2026 - 12:52 WIB

Klampok: Dari Krisis Air Menuju Penyangga Ekonomi Digital

13 Juli 2026 - 07:13 WIB

Desa Kalmpok

PABPDSI Siapkan 10.000 Anggota BPD Perkuat Demokrasi Desa

12 Juli 2026 - 19:49 WIB

Musdes RKP Desa 2027 Langlang Fokus Perencanaan Berbasis Data

12 Juli 2026 - 19:17 WIB

Desa Digital Langlang

Siasati Anggaran Menyusut, Gunung Rejo Andalkan Melon Super

12 Juli 2026 - 13:58 WIB

Musdes RKP Desa Gunungrejo 2027
Trending di DESA