Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

POLITIK · 6 Feb 2025 21:46 WIB ·

Sherly Tjoanda: Dari Aktivis Sosial Hingga Gubernur Perempuan Pertama Maluku Utara


					Sherly Tjoanda: Dari Aktivis Sosial Hingga Gubernur Perempuan Pertama Maluku Utara Perbesar

Ternate, Maluku Utara [DESA MERDEKA] – Setelah melalui proses persidangan yang panjang, Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya mengeluarkan putusan terkait sengketa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara 2024. Dalam putusannya, MK menolak seluruh permohonan yang diajukan oleh tiga pasangan calon lainnya, dan mengukuhkan kemenangan pasangan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe. Kemenangan ini mencatatkan Sherly Tjoanda sebagai gubernur perempuan pertama di provinsi Maluku Utara.

Sherly Tjoanda, bukanlah sosok baru dalam dunia sosial di Maluku Utara. Perempuan kelahiran Manado, 8 Agustus 1984 ini, dikenal luas sebagai seorang aktivis yang peduli terhadap isu-isu kemanusiaan. Jauh sebelum terjun ke dunia politik, Sherly aktif dalam berbagai kegiatan sosial melalui Yayasan Bela Peduli yang didirikannya. Yayasan ini fokus pada membantu anak yatim dan masyarakat kurang mampu, sebuah bukti nyata dari kepeduliannya terhadap sesama.

Selain aktif di yayasan, Sherly juga terlibat dalam Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Keterlibatannya di organisasi ini menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Maluku Utara. Baginya, pertanian adalah sektor penting yang perlu mendapat perhatian serius untuk kemajuan daerah.

Sherly menikah dengan Benny Laos pada 28 Mei 2005 dan dikaruniai tiga orang anak. Kehidupan rumah tangga mereka yang harmonis seringkali terlihat dalam unggahan di media sosial. Namun, kebahagiaan keluarga mereka harus terhenti ketika Benny Laos meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan speedboat pada Oktober 2024.

Kepergian sang suami tidak hanya meninggalkan duka yang mendalam bagi Sherly dan keluarga, tetapi juga mengubah arah hidupnya. Delapan partai politik kemudian mengusung namanya untuk menggantikan Benny Laos sebagai calon gubernur Maluku Utara. Sebuah amanah besar yang ia terima dengan penuh tanggung jawab.

Dalam Pilgub Maluku Utara 2024, Sherly berpasangan dengan Sarbin Sehe. Mereka berhasil meraih suara mayoritas, jauh mengungguli pasangan calon lainnya. Kemenangan ini adalah bukti bahwa masyarakat Maluku Utara percaya pada visi dan misi yang mereka usung.

Kemenangan Sherly Tjoanda di Pilgub Maluku Utara 2024 bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga kemenangan bagi seluruh perempuan di Maluku Utara. Ia telah membuktikan bahwa perempuan juga mampu memimpin dan membawa perubahan positif bagi daerah.

Sebagai seorang ibu, aktivis sosial, dan sekarang seorang gubernur, Sherly memiliki tugas berat di pundaknya. Masyarakat Maluku Utara menaruh harapan besar padanya untuk membawa daerah ini ke arah yang lebih baik. Dengan dukungan dan kerja sama dari semua pihak, Sherly Tjoanda diharapkan dapat mewujudkan harapan tersebut.

Kini, Sherly Tjoanda telah siap untuk memulai babak baru dalam hidupnya. Sebagai gubernur perempuan pertama Maluku Utara, ia akan mengemban amanah rakyat dan bekerja keras untuk mewujudkan Maluku Utara yang maju dan sejahtera.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 72 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

GMNI NTT ke Prabowo: Jadikan Perangkat Desa ASN atau PPPK!

15 Januari 2026 - 06:51 WIB

Putri Proklamator Siapkan Wali Desa untuk Indonesia Mercusuar Dunia

15 Januari 2026 - 04:28 WIB

Refleksi 19 Tahun : Hanura Halsel Ubah Politik Menjadi Gerakan Kemanusiaan Nyata

9 Januari 2026 - 12:29 WIB

Erdi Janur Nahkodai PDI Perjuangan Padang Pariaman 2025-2030

7 Januari 2026 - 21:47 WIB

Wabup Tulungagung Melawan: Ini Negara Demokrasi, Bukan Kerajaan!

7 Januari 2026 - 17:13 WIB

Politik Belah Bambu: Penanganan Polemik PMK 81, Ketika Desa Protes

8 Desember 2025 - 06:48 WIB

Trending di POLITIK