Pesawaran, Lampung [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, telah menuntaskan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) realisasi penyerapan Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2025. Hasil sementara dari Monev yang berlangsung intensif selama delapan hari, mulai 8 hingga 15 September 2025, menunjukkan bahwa secara umum penyerapan dan pemanfaatan Dana Desa di Kecamatan Way Ratai telah berjalan dengan baik, efektif, dan sesuai prioritas penggunaan yang ditetapkan pemerintah pusat.
Kegiatan Monev ini bertujuan utama untuk memastikan setiap rupiah dana desa telah dimanfaatkan secara tepat sasaran, efektif, serta mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi tercapainya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur di pedesaan.
Ketua Tim Monev, Ingga Taufan Amourisva, S.STP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Camat Way Ratai, menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses monitoring.
“Alhamdulillah, kegiatan Monev Tahap I ini dapat kita laksanakan dengan lancar. Tujuannya jelas, yaitu untuk memastikan bahwa setiap rupiah dana desa memberikan dampak yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di pedesaan,” ujar Ingga Taufan Amourisva.
Fokus pada Akuntabilitas dan Administrasi
Tim Monev, yang terdiri dari Sekretaris Camat, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantib), serta unsur Pendamping Desa, turun langsung ke seluruh desa di wilayah Kecamatan Way Ratai. Tim melakukan pengecekan mendalam terhadap kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, pelaporan anggaran, hingga pemeriksaan fisik proyek di lapangan.
Ingga mengakui bahwa meskipun penyerapan telah berjalan baik, terdapat beberapa catatan dan masukan penting yang telah disampaikan kepada perangkat desa. Hal ini ditekankan sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan akuntabilitas dan tata kelola keuangan desa di masa mendatang.
Kasi PMD, Agus Susanto, S.Ag, menegaskan bahwa Monev adalah fungsi pembinaan, bukan sekadar mencari kesalahan. “Kami justru menemukan banyak best practice yang bisa ditiru desa lain. Di sisi lain, kendala yang dihadapi desa, seperti halnya administrasi yang belum rapi, kita berikan solusi langsung di lapangan,” terang Agus. Kehadiran Pendamping Desa dalam tim dinilai krusial karena mereka memberikan pandangan yang mendalam mengenai kondisi riil di lapangan.
Tindak Lanjut untuk Percepatan Pembangunan
Dengan rampungnya Monev Tahap I, Pemerintah Kecamatan Way Ratai siap menindaklanjuti temuan dan rekomendasi yang ada. Rekomendasi ini akan menjadi bahan penting bagi Camat dalam memberikan pembinaan lebih lanjut, yang secara langsung akan memengaruhi kesiapan desa untuk penyaluran Dana Desa tahap berikutnya. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat dan mempertajam arah pembangunan desa di Kecamatan Way Ratai, memastikan bahwa setiap kebijakan berbasis anggaran benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.

Penulis Bekerja di Kementerian Desa PDTT RI Sebagai Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Desa di Kabupaten Pesawaran

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.