Inspektorat Garut Gelar Bimtek Pengelolaan Dana Desa, Dorong Sekdes Jadi Ujung Tombak Pembangunan
Garut, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Inspektorat Daerah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Dana Desa untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur pemerintah desa, khususnya para sekretaris desa (sekdes). Kegiatan ini berlangsung di UPT Balai Diklat Kependudukan dan Keluarga Berencana, Garut, pada Selasa, 2 Desember 2025. Bimtek ini bertujuan memastikan pengelolaan keuangan desa yang semakin besar anggarannya dapat dilakukan secara transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dedy Mulyadi, menekankan bahwa desa adalah ujung tombak pembangunan dan pelayanan langsung kepada masyarakat. Oleh karena itu, ia menilai peran sekdes kini menjadi semakin kompleks dan menuntut kemampuan administrasi serta pengelolaan keuangan yang tertib dan akuntabel.
“Penyelenggaraan Bimtek ini merupakan langkah strategis. Peran sekretaris desa ini semakin kompleks dan menuntut kemampuan administrasi serta pengelolaan keuangan yang akuntabel,” ujar Dedy Mulyadi dalam sambutannya.
Mengingat alokasi anggaran yang dikelola desa terus meningkat, Dedy Mulyadi mengingatkan seluruh peserta untuk selalu berhati-hati dan disiplin dalam pengelolaan keuangan, serta selalu berpegang teguh pada regulasi yang berlaku. Ia berharap, desa dapat menjadi instrumen yang efektif untuk akselerasi pembangunan, bukan sebaliknya.
“Saya mengajak seluruh sekretaris desa agar berhati-hati dan tertib dalam pengelolaan keuangan desa, selalu berpegang pada regulasi. Desa harus menjadi instrumen efektif untuk akselerasi pembangunan,” tegasnya.
Targetkan 421 Sekdes Mampu Kelola Administrasi dan Pelaporan
Ketua Pelaksana Bimtek, Bambang Hernowo, menyampaikan tingginya antusiasme dari para peserta, yaitu para sekdes yang merupakan pemangku kunci dalam administrasi dan pelaporan di desa. Total peserta Bimtek ini mencapai 421 sekretaris desa yang kehadirannya dibagi menjadi tiga hari pelaksanaan.
Bambang Hernowo menjelaskan bahwa tujuan spesifik Bimtek adalah meningkatkan kompetensi sekdes di bidang pengelolaan dana desa, mulai dari sistem perencanaan, administrasi, hingga pelaporan. Ia berharap, Bimtek ini dapat menghasilkan sekdes yang mampu mewujudkan tata kelola yang transparan dan laporan yang akuntabel, serta menjamin adanya kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di lapangan.
“Kami berharap bahwa sekretaris desa, terutama pemangku dalam administrasi, dalam sistem pelaporan, dalam sistem perencanaan, itu mereka lebih tadi dapat transparansi, kemudian laporannya akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan, kemudian juga kesesuaian antara perencanaan dan juga pelaksanaan di lapangan,” pungkas Bambang.
Untuk menjamin kelengkapan dan kepatuhan dalam pengelolaan dana desa, narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini berasal dari berbagai instansi terkait. Narasumber tersebut meliputi perwakilan dari Kejaksaan Negeri Garut, Kantor Pajak Pratama Garut, Bapenda Garut, DPMD Garut, dan Inspektorat Daerah sendiri.
Selain Bimtek, Inspektorat Garut juga melakukan pembinaan secara berkelanjutan, baik melalui platform digital (Zoom) maupun secara on the spot (langsung di lokasi) untuk menindaklanjuti hal-hal prioritas dalam pengelolaan desa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang mampu mewujudkan pembangunan desa yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Garut.
Informasi SEO
Judul Berita (Maks. 9 Kata): Sekdes Garut Dibekali Bimtek Agar Dana Desa Akuntabel
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.