Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 15 Mei 2025 16:55 WIB ·

Riset Teknik Unand Membangun Ekonomi Sumbar


					Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyampaikan sambutan dan menekankan pentingnya penerapan riset akademik untuk kemajuan daerah saat menghadiri perayaan Lustrum VIII Fakultas Teknik Universitas Andalas, Kamis (15/5/2025). Perbesar

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyampaikan sambutan dan menekankan pentingnya penerapan riset akademik untuk kemajuan daerah saat menghadiri perayaan Lustrum VIII Fakultas Teknik Universitas Andalas, Kamis (15/5/2025).

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Kampus kerap dikritik hanya melahirkan tumpukan kertas laporan ilmiah yang berdebu di perpustakaan. Menanggapi jurang pemisah ini, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menantang para akademisi untuk membawa inovasi keluar dari laboratorium menuju realitas pasar. Langkah konkret ini dinilai krusial agar hasil riset teknik Unand membangun ekonomi Sumbar secara inklusif, terutama di wilayah perdesaan yang membutuhkan sentuhan teknologi tepat guna.

“Sumbar tanpa Unand ibarat sayur tanpa garam. Kami sangat terbuka terhadap setiap masukan konstruktif dan kritikan membangun,” ujar Vasko saat menghadiri Lustrum VIII Fakultas Teknik Universitas Andalas (FT Unand) di Padang, Kamis (15/5/2025).

Di hadapan para civitas akademika, Vasko yang juga alumni Teknik Universitas Indonesia (UI) menyoroti pentingnya komersialisasi riset kampus. Menurutnya, potensi inovasi dari aset lahan Unand seluas 500 hektare harus dioptimalkan. Fakultas Teknik didorong kuat untuk memperkuat jiwa entrepreneur mahasiswa agar karya ilmiah bertransformasi menjadi entitas bisnis nyata yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya tidak ingin melihat riset-riset yang hebat ini berakhir sia-sia di dalam laporan,” tegasnya.

Inovasi aplikatif dari kampus dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan menjawab langsung kendala infrastruktur serta tata kelola potensi lokal di tingkat desa atau nagari.

Suasana perayaan 40 tahun FT Unand ini mencair saat Wagub Vasko ikut menggemakan yel-yel kebanggaan bersama perwakilan mahasiswa. Antusiasme kepemimpinan muda ini mendapat respons positif dari mahasiswa, salah satunya Putri, yang mengaku mendapat suntikan semangat baru untuk berkontribusi bagi kemajuan Sumatera Barat. Vasko mengingatkan bahwa tanggung jawab mahasiswa hari ini melampaui urusan akademik dan kebanggaan orang tua—mereka memikul kewajiban moral atas kemajuan bangsa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Digitalisasi Pendidikan Sumatera Barat: Kelas IT Mulai Diuji Coba

23 Mei 2026 - 11:03 WIB

Pesantren Pringsewu Kini Tangguh Hadapi Risiko Mitigasi Bencana

23 Mei 2026 - 09:01 WIB

Bekas Gudang Pakan Sapi Jadi Ruang Belajar Desa

22 Mei 2026 - 18:13 WIB

Benteng Pendem Ambarawa Jadi Laboratorium Mitigasi Bencana Digital

19 Mei 2026 - 21:24 WIB

Investasi Gizi Anak Jaar Demi Masa Depan Barito Timur

18 Mei 2026 - 19:38 WIB

Siasat Asrama Mahyeldi: Solusi Adil Pendidikan Anak Desa

17 Mei 2026 - 01:33 WIB

Trending di PENDIDIKAN