Purbalingga [DESA MERDEKA] – Ratusan perangkat desa di Kabupaten Purbalingga menggelar aksi damai pada Selasa (12/2/2025), menyuarakan tuntutan agar masa pensiun mereka sesuai dengan peraturan yang berlaku. Aksi yang diinisiasi oleh Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Purbalingga ini digelar di sebuah rest area di Kecamatan Mrebet.
Para perangkat desa merasa dirugikan dengan adanya perbedaan aturan mengenai masa pensiun. Menurut Wasis Wangsa Wijaya, Ketua PPDI Kabupaten Purbalingga, ratusan rekan sejawatnya terpaksa pensiun pada usia 60 tahun, padahal berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979, masa pensiun mereka seharusnya 65 tahun.
“Kami telah diangkat sebagai perangkat desa berdasarkan peraturan daerah dan memiliki surat keputusan yang jelas. Namun, pemerintah daerah belum memberikan kepastian mengenai masa pensiun kami sesuai dengan peraturan yang lebih tinggi, yaitu Permendagri Nomor 67 Tahun 2017,” ujar Wasis.
Permendagri tersebut secara tegas mengatur bahwa perangkat desa yang diangkat sebelum peraturan tersebut ditetapkan, tetap berhak melaksanakan tugas hingga batas usia yang tercantum dalam surat keputusan pengangkatan mereka.
Endang Yulianti, penasihat hukum PPDI Kabupaten Purbalingga, menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya memperjuangkan hak-hak para perangkat desa sejak tahun 2023. “Kami meminta pemerintah daerah untuk segera merealisasikan amanat Permendagri tersebut,” tegas Endang.
Aksi yang dilakukan oleh para perangkat desa ini mendapat perhatian yang cukup besar. Beberapa di antara mereka bahkan melepaskan seragam sebagai bentuk protes atas ketidakjelasan status mereka.
Para perangkat desa berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan solusi atas permasalahan ini. Mereka juga mengancam akan melakukan aksi serupa di tingkat yang lebih tinggi jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi.

Nanang Anna Noor, Jurnalis berpengalaman di media cetak,online dan televisi. Nanang Anna Noor juga seorang aktor film dan penyair Indonesia.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.