Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 24 Feb 2025 09:28 WIB ·

Raringis Utara Targetkan Jadi Desa Swasembada Pangan Mandiri


					Raringis Utara Targetkan Jadi Desa Swasembada Pangan Mandiri Perbesar

Minahasa, Sulawesi Utara [DESA MERDEKA] – Di saat banyak wilayah mulai beralih ke sektor industri, Desa Raringis Utara di Kecamatan Langowan Barat justru memperkuat identitasnya sebagai lumbung pangan. Dengan modal hampir 100 persen penduduk yang berprofesi sebagai petani, pemerintah desa (Pemdes) resmi memprioritaskan Dana Desa 2025 untuk menciptakan kemandirian pangan yang kokoh.

Hukum Tua Desa Raringis Utara, Vecky Bolung, menegaskan bahwa rencana ini telah matang melalui Musyawarah Desa Khusus dan Musrenbangdes. Strategi utamanya adalah mengoptimalkan 40 hektare lahan pertanian yang dikhususkan untuk budidaya tanaman hortikultura.

“Kami tidak ingin sekadar menanam, tapi membangun fondasi swasembada yang mandiri. Mengingat hampir seluruh warga adalah petani, ketahanan pangan adalah denyut nadi ekonomi kami,” ujar Vecky Bolung. Sejalan dengan aturan nasional, Pemdes mengalokasikan minimal 20 persen anggaran Dana Desa untuk sektor ini.

Integrasi Infrastruktur dan Jaring Pengaman Sosial
Pembangunan di Raringis Utara tidak hanya fokus pada lahan, tetapi juga kemudahan akses. Di sektor infrastruktur, Pemdes akan melakukan pemasangan paving block pada jalan permukiman di Jaga 4. Proyek ini dirancang cukup ambisius dengan lebar jalan mencapai 7 meter dan panjang 185 meter.

Pelebaran akses ini dipercaya akan memangkas biaya logistik petani saat mengangkut hasil panen dari kawasan perkebunan wilayah Kelelondey menuju pasar. Selain fisik, jaring pengaman sosial tetap terjaga melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 38 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kategori miskin ekstrem.

Peta Wilayah yang Produktif
Vecky optimis pembagian tata ruang desa saat ini sudah sangat ideal untuk mendukung produktivitas. Dari total luas wilayah, selain 40 hektare lahan produktif, terdapat 20 hektare area permukiman dan sisa lahan luas di wilayah perkebunan Kelelondey.

“Kami optimistis dengan pengelolaan Dana Desa yang transparan dan tepat sasaran, Raringis Utara dapat bertransformasi menjadi sentra pertanian hortikultura yang produktif di Kabupaten Minahasa,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menjaga NKRI dari Mushola Desa di Kaki Perbukitan Ponorogo

19 Oktober 2026 - 09:10 WIB

​Sambut Sumpah Pemuda, IPP Bhirawa Yudha Bersama Pemdes Bancar Gelar Jalan Santai

19 Oktober 2026 - 09:06 WIB

El Niño Godzilla Kepung Banyumas, 76 Ribu Jiwa Krisis Air

9 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Redam Sengketa, Pemkab Tanbu Pasang Pilar Batas Kusan Hulu Kuranji

8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sinergi Tiga Pilar Pebayuran Pasca-Pilkades di HUT TNI

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Wakaf TPU: Jurus Jitu Kades Terpilih Satukan Mekarjaya

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Trending di KABAR DESA