Banyuasin [DESA MERDEKA] – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuasin, yang berlokasi di Kelurahan Mulia Agung, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas jurnalisme di daerahnya. Sebagai tindak lanjut dari rapat pengurus pada bulan Mei dan Juni tahun 2023, PWI Banyuasin sepakat merealisasikan program Rumah Belajar dan Konsultasi Pers (RBKP), sebagaimana diumumkan pada Senin (6/6/2023).
Latar belakang program ini muncul dari keprihatinan atas maraknya pemberitaan yang tidak berimbang dan bahkan melanggar Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Oleh karena itu, PWI Banyuasin menilai bahwa RBKP merupakan langkah yang tepat untuk memberikan wadah belajar dan konsultasi bagi semua pihak yang tertarik dengan dunia pers.

Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. Joko Widodo, sebelumnya juga menyampaikan perhatiannya terhadap kondisi pers saat ini. Saat menghadiri Hari Pers Nasional (HPN) di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 9 Februari 2023, beliau menyatakan bahwa “Kondisi pers saat ini sedang tidak baik-baik saja, karena saat ini banyaknya pers yang tidak bertanggung jawab.” Kutipan pidato Presiden tersebut semakin memotivasi PWI Banyuasin untuk mengambil tindakan nyata.
Ketua PWI Banyuasin, Asnaini Khamsin, menjelaskan usai rapat rutin pengurus bahwa organisasi yang dipimpinnya memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan bersertifikasi di bidang jurnalistik. “PWI memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan bersertifikasi,” tegasnya. Lebih lanjut, ia mengundang siapa saja yang ingin belajar dan berkonsultasi terkait pers untuk datang ke kantor PWI Banyuasin. “Ini adalah salah satu program kerja dari PWI Banyuasin,” pungkas Asnaini. Dengan adanya RBKP, diharapkan kualitas pemberitaan di Kabupaten Banyuasin dan sekitarnya dapat meningkat, serta pemahaman masyarakat terhadap etika jurnalistik semakin baik.

Joni Karbot, S.Th.I


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.