Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 26 Apr 2026 06:03 WIB ·

Strategi Triple Readiness: Kunci Lulusan Sarjana Membangun Desa


					Strategi Triple Readiness: Kunci Lulusan Sarjana Membangun Desa Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Dunia kerja kini berada dalam cengkeraman disrupsi AI, digitalisasi, dan tuntutan ekonomi hijau. Menghadapi realitas ini, Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, Ph.D., menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak lagi bisa hanya sekadar “memegang ijazah”. Mereka wajib menguasai strategi Triple Readiness: keterampilan teknis, keunggulan human skills, dan kesiapan penuh memasuki pasar kerja.

Dalam Wisuda ke-44 Universitas Paramadina yang meluluskan 520 wisudawan, Menaker menyoroti bahwa kecerdasan buatan (AI) tidak akan pernah bekerja optimal tanpa sentuhan human skills. Pesan ini menjadi peringatan keras bagi para lulusan: inovasi dan adaptasi adalah harga mati jika ingin tetap relevan sebagai penggerak perubahan di masyarakat.

Integritas Moral: Penawar Ancaman bagi Masyarakat
Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, memperingatkan bahwa mencetak lulusan yang cerdas secara akademik tanpa landasan moral hanya akan menciptakan “ancaman bagi masyarakat”. Hal ini sangat krusial dalam konteks pembangunan Indonesia saat ini, di mana integritas menjadi fondasi utama dalam memimpin perubahan di berbagai sektor, termasuk hingga ke tingkat desa.

Lulusan masa depan dituntut untuk berdaya dampak, bukan sekadar menjadi buruh bagi industri. Mereka adalah investasi peradaban yang harus mampu memberi makna bagi lingkungannya, bukan sekadar siap bekerja di balik meja perkantoran kota besar.

Lonjakan Lulusan Sebagai Amunisi Perubahan
Peningkatan signifikan jumlah wisudawan pada periode ini menunjukkan adanya perbaikan efektivitas pengelolaan studi. Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menegaskan momentum ini harus melahirkan pemimpin yang mampu menavigasi zaman dengan inovasi.

Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat melalui pola pikir Triple Readiness diharapkan mampu menjawab tantangan disrupsi. Lulusan yang siap secara mental dan teknis adalah pilar utama yang dibutuhkan untuk membawa peradaban baru Indonesia ke arah yang lebih inklusif dan berintegritas.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DPRD Sumbar Rancang Pendidikan Desa Berstandar Global

17 Juni 2026 - 15:24 WIB

Membangun SDM Desa, Investasi Lebih Berharga dari Beton

12 Juni 2026 - 10:35 WIB

Peran Guru Desa Jaga Kesehatan Mental Siswa

12 Juni 2026 - 10:25 WIB

Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Malaka: Tantangan dan Harapan

9 Juni 2026 - 13:59 WIB

Jombang Pastikan Program Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

9 Juni 2026 - 00:02 WIB

Pawai Katam Al-Qur’an, Investasi Karakter Generasi Muda Padang

7 Juni 2026 - 13:06 WIB

Trending di PENDIDIKAN