Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 11 Feb 2026 19:56 WIB ·

Prof Udin: Membangun Manusia Lebih Utama daripada Membangun Fisik


					Prof Udin: Membangun Manusia Lebih Utama daripada Membangun Fisik Perbesar

Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung [DESA MERDEKA] Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin (Prof. Udin), melempar pernyataan menohok mengenai arah pembangunan kota. Dalam agenda Penghargaan Inovasi Daerah 2025 di Ruang Pertemuan Bapperida, Rabu (11/2/2026), ia menegaskan bahwa penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki bobot lebih tinggi dibandingkan pembangunan fisik semata.

Menurut Prof. Udin, SDM yang kuat adalah mesin utama penggerak pembangunan yang lebih cepat dan pelayanan publik yang lebih berkualitas. Pandangan ini menjadi dasar bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang untuk mewajibkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melahirkan terobosan yang solutif, bukan sekadar bekerja rutin.

“Jika diberi timbangan, saya lebih cenderung membangun SDM lebih kuat. Inovasi adalah kunci menjawab dinamika masyarakat yang persoalannya semakin kompleks,” tegas Prof. Udin di hadapan para pejabat daerah.

Inovasi Bukan Sekadar Ide, Tapi Kekayaan Intelektual
Langkah progresif lainnya yang ditawarkan Prof. Udin adalah mendorong para inovator ASN untuk mendaftarkan karya mereka ke Kementerian Hukum dan HAM. Ia ingin setiap sistem atau aplikasi pelayanan publik mendapatkan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Selain melindungi orisinalitas karya, HAKI dinilai dapat menjadi “amunisi” tambahan bagi angka kredit jabatan fungsional ASN. Strategi ini diharapkan mampu memacu semangat birokrat Pangkalpinang untuk bersaing di ajang Innovative Government Award (IGA) 2026 tingkat nasional.

Deretan Inovasi “Unik” yang Meraih Penghargaan
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah inovasi dengan penamaan kreatif resmi menerima penghargaan. Beberapa di antaranya menonjol karena pendekatan pelayanannya yang menyentuh akar rumput, seperti:

  • Dukcapil: Inovasi “Pelangi di Matamu” dan “Permata Aqiqah”.
  • BPBD: Program “BPBD Go To School”.
  • Dinas Perkim: Sistem “Si Relasi RTLH”.
  • Puskesmas: “Sobat Hebat” (Pangkalbalam) dan “Asah” (Girimaya).

Meski mengapresiasi capaian 2025, Prof. Udin mengingatkan bahwa posisi Pangkalpinang di level nasional masih perlu dikejar. Ia menuntut para kepala dinas hingga camat untuk lebih berani menghadirkan gagasan “gila” yang mampu memangkas birokrasi yang kaku.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ibu-Ibu Dasawisma Dipaksa Jinakkan Bom Waktu Sampah Sumbar

3 September 2026 - 21:09 WIB

Dilema Songket di Marketplace, Ujian Berat Kepala DPMD Sumbar

3 September 2026 - 17:15 WIB

Infrastruktur Rapuh Jadi Batu Sandungan Terbesar UMKM Sumbar Naik Kelas

31 Agustus 2026 - 10:30 WIB

APBD Sumbar 2027 Kritis, Anggaran Nagari Terancam Dipangkas

28 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Dapur Umum Lumpuh, Rendang Minang Jadi Penyelamat NTT

25 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Kisah Sukses Dr. Endrizal Hidupkan Ekonomi Pelosok Sumbar

24 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Trending di KABAR PEMDA