Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 7 Sep 2025 15:36 WIB ·

Pramuka Sumbar ke Jambore Dunia: Bawa Budaya Minang ke Mata Dunia


					Pramuka Sumbar ke Jambore Dunia: Bawa Budaya Minang ke Mata Dunia Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah secara resmi melepas sepuluh anggota Kontingen Pramuka Sumbar dari Pondok Pesantren Harakatul Qur’an untuk mengikuti World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi pada Minggu pagi.

Jambore Pramuka Muslim Dunia ini merupakan gelaran perdana yang diselenggarakan dalam rangka peringatan 100 tahun Pondok Pesantren Gontor. Kegiatan akbar ini akan berlangsung pada 9–14 September 2025 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Diperkirakan 15.000 peserta dari 23 negara, termasuk 900 pesantren, akan berkumpul untuk merayakan semangat kepanduan dan persaudaraan.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi mengungkapkan rasa syukurnya karena Pondok Pesantren Harakatul Qur’an terpilih mewakili Sumbar. “Alhamdulillah, ini berkah yang luar biasa. Ini salah satu momen bersejarah karena akan bertemu dengan Pramuka se-dunia,” ujarnya.

Mahyeldi menekankan bahwa jambore bukan sekadar perkemahan, tetapi ajang pertemuan pemuda muslim untuk memperkuat jiwa kepanduan dan kepemimpinan dalam semangat persaudaraan dan toleransi. Ia berpesan agar para peserta menjaga nama baik Sumbar, membangun silaturahmi, dan menjunjung tinggi Marwah Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Ia juga mengingatkan bahwa Sumbar adalah tanah para pahlawan dan pejuang yang turut andil dalam mendirikan dan menyelamatkan bangsa. “Faktanya, generasi muda kita tidak kalah dari negara lain. Tunjukkan kehebatan kita dalam berkompetisi,” ucapnya menyemangati.

Pimpinan Pondok Pesantren Harakatul Qur’an, Ustadz Syukur Usman, menyambut baik pesan Gubernur. Ia berkomitmen untuk menjaga nama baik Sumbar dan menjadikan jambore sebagai panggung persahabatan internasional. “Insyaallah, kami akan menampilkan budaya Minangkabau dan bela diri Pencak Silat,” katanya, menambahkan bahwa para peserta juga akan membawa pesan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Ustadz Syukur menjelaskan bahwa Kontingen Pramuka Sumbar telah mempersiapkan diri dengan matang dan memohon doa restu dari Gubernur serta seluruh masyarakat Sumbar agar dapat meraih kesuksesan di WMSJ 2025.

Muhammad Romi Saputra, Pembimbing Kontingen, menambahkan bahwa jambore ini merupakan kerja sama antara Ikatan Pelajar Muslim (IPM) Gontor dan Kwartir Nasional. Ia berharap para peserta tidak hanya menikmati kegiatan, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai keagamaan, kepemimpinan, dan kebangsaan sebagai bekal di daerah masing-masing.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Muhidi : Perempuan Menjadi Kekuatan Keluarga dan Kekuatan Pembangunan Daerah

10 September 2026 - 21:31 WIB

Wakil Ketua Iqra Chissa dan Anggota DPRD Sumbar Turun Terima Aksi Buruh. 

10 September 2026 - 21:09 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

Trending di RAGAM