Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 7 Jan 2026 17:04 WIB ·

Prabowo: Tak Ada Merdeka Jika Rakyat Masih Lapar!


					Prabowo: Tak Ada Merdeka Jika Rakyat Masih Lapar! Perbesar

Karawang, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kedaulatan pangan adalah fondasi utama kemerdekaan sebuah bangsa. Hal ini disampaikan saat ia melakukan panen raya padi bersama ribuan petani di Kabupaten Karawang, Rabu (7/1/2026), didampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.

Dalam momentum tersebut, Presiden secara resmi meluncurkan capaian Swasembada Pangan 2025. Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri. “Tidak ada negara yang bisa merdeka kalau tidak bisa makan. Tidak bisa negara itu sejahtera kalau makan saja masih mengandalkan negara lain,” tegas Prabowo di hadapan para petani.

Desa Sebagai Lumbung Kekuatan Nasional
Prabowo memandang desa bukan lagi sebagai objek pembangunan, melainkan subjek utama penopang negara. Tekadnya bulat: seluruh desa di Indonesia harus mencapai status Desa Mandiri. Ia menginstruksikan pemaksimalan potensi hasil bumi di setiap desa—mulai dari pertanian, perikanan, hingga peternakan—agar Indonesia tidak perlu lagi bergantung pada keran impor.

Strategi ini tidak hanya berhenti di sektor padi. Presiden menargetkan perluasan swasembada ke sektor lain, seperti ikan, ternak, hingga energi melalui minyak bumi yang dikelola dari potensi desa. Tujuannya satu, yakni memastikan setiap warga desa mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk melahirkan generasi cerdas.

Hilirisasi dan Pengawasan Anggaran Rakyat
Selain memanen padi, Presiden juga meninjau berbagai produk hilirisasi karya warga desa. Hilirisasi menjadi kunci agar nilai tambah ekonomi tetap berputar di tingkat lokal. Sebagai bentuk apresiasi, Presiden menyerahkan penghargaan swasembada pangan kepada pihak-pihak yang telah bekerja keras, termasuk sinergi antara Kementan, Kemendes PDT, Kemendagri, TNI, dan Polri.

Prabowo juga memberikan peringatan keras terkait penggunaan anggaran negara. Ia berjanji akan mengawal setiap rupiah agar benar-benar sampai ke tangan masyarakat desa tanpa potongan sepeser pun. “Uang rakyat harus benar-benar dinikmati rakyat Indonesia. Ini tekad saya sebagai Presiden,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN