Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 18 Jan 2025 12:40 WIB ·

Polsek Penukal Utara Gencar Amankan Desa PALI


					Polsek Penukal Utara Gencar Amankan Desa PALI Perbesar

Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan [DESA MERDEKA] – Malam Jumat di halaman Mako Polsek Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tampak tidak seperti biasanya. Suasana yang tenang berubah menjadi sigap saat Kapolsek IPTU Fredy Franse Triwahyudi memimpin apel Tim UKL III. Bukan sekadar rutinitas, langkah ini adalah perisai bagi warga desa untuk tetap tidur nyenyak, jauh dari bayang-bayang tindak kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor).

PALI, sebuah kabupaten yang secara geografis didominasi kawasan perkebunan dan lintasan strategis, memang membutuhkan pengawasan ekstra. Untuk memastikan keamanan desa tetap terjaga, petugas melakukan razia terpadu terhadap setiap kendaraan yang melintas di depan Mako Polsek. Bagi generasi Z yang sering melintas malam hari, mungkin pemeriksaan ini terasa mengganggu, namun bagi masyarakat luas, ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah aktivitas warga.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran, bukan sekadar menindak,” ujar IPTU Fredy.

Pendekatan humanis menjadi kunci. Petugas tak hanya memeriksa kelengkapan surat kendaraan, tetapi juga menitipkan pesan kepada para pemuda agar menjauhi pergaulan bebas dan perilaku yang mengganggu ketertiban umum. Tercatat, 14 pengendara diberikan teguran edukatif karena abai terhadap aturan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm atau tidak membawa STNK.

Pencegahan memang selalu lebih murah daripada penindakan hukum yang panjang. Dengan rutin menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), angka kriminalitas di wilayah hukum Penukal Utara ditekan sejak dini. Keamanan desa adalah fondasi utama pembangunan; ketika lingkungan aman, petani bisa pergi ke ladang tanpa rasa takut, dan warga bisa beraktivitas dengan tenang.

Kapolsek pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi “polisi” bagi lingkungannya sendiri. Peran aktif warga dalam melaporkan hal-hal mencurigakan adalah kunci sukses menciptakan lingkungan yang kondusif. Di era keterbukaan ini, sinergi antara kepolisian dan masyarakat di PALI adalah aset berharga untuk mewujudkan desa yang maju, aman, dan berdaya saing.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menantang Ombak Pesisir Domas Lewat Racikan Probiotik Kampus

22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gadai Bawah Tangan: Benturan Transaksi Informal dengan Hukum Formal

21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di RAGAM