Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 4 Nov 2025 18:12 WIB ·

Polsek Pasimarannu Pastikan Situasi Bonerate Aman Pasca Isu Kelompok Tak Dikenal


					Polsek Pasimarannu Pastikan Situasi Bonerate Aman Pasca Isu Kelompok Tak Dikenal Perbesar

Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] — Setelah operasi gabungan TNI bersama masyarakat di wilayah Laja’a, Desa Lamantu, Kecamatan Pasimarannu, Kepolisian Sektor (Polsek) Pasimarannu kini memberikan klarifikasi resmi terkait isu keberadaan sekelompok orang tak dikenal yang sempat beredar di media sosial. Hasil penyelidikan polisi memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar dan situasi di wilayah Bonerate tetap aman dan kondusif.

Kapolsek Pasimarannu, IPTU Hasan, S.Sos., menjelaskan bahwa isu itu bermula dari unggahan media sosial yang menyebut adanya delapan orang asal Papua yang tinggal di kawasan Laja’a dengan alasan berburu monyet. Narasi tersebut kemudian memicu kekhawatiran di kalangan warga, hingga dilakukan pemeriksaan bersama aparat TNI dan masyarakat.

“Setelah kami lakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan, terungkap bahwa mereka bukan warga Papua, melainkan warga asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang datang ke Bonerate untuk mengambil kapal yang dibeli dari warga setempat,” ungkap IPTU Hasan, Selasa (4/11/2025).

Dari hasil penelusuran aparat, diketahui kapal tersebut milik Rustam, warga asal Flores. Rustam mengutus iparnya, Abd. Wahab, bersama tujuh awak kapal untuk menjemput kapal yang dibuat oleh Amri, warga Dusun Lamantu, Desa Lamantu, Kecamatan Pasimarannu. Rombongan tersebut tiba di Bonerate pada 10 Oktober 2025, dan sebelum kembali, mereka sempat mencari anak monyet untuk dipelihara, bukan untuk tujuan lain sebagaimana beredar di media sosial.

“Semua kegiatan mereka dilakukan secara terbuka dan tidak ditemukan adanya tindakan mencurigakan. Mereka meninggalkan Bonerate pada 18 Oktober menuju Desa Pantai Harapan, Kecamatan Labala, Kabupaten Lembata, NTT,” jelas Kapolsek.

IPTU Hasan menegaskan bahwa pihaknya tidak menemukan indikasi pelanggaran hukum maupun ancaman terhadap masyarakat. Ia juga menilai bahwa isu yang berkembang di media sosial telah menimbulkan kesalahpahaman yang perlu segera diluruskan. “Kami pastikan wilayah Pasimarannu dalam keadaan aman dan terkendali. Masyarakat diimbau agar tidak mudah mempercayai isu yang belum jelas sumbernya dan selalu memverifikasi informasi melalui aparat kepolisian,” ujarnya.

Kapolsek juga mengajak warga untuk terus menjaga keamanan lingkungan serta menjalin komunikasi aktif dengan aparat jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. “Kami bersama TNI dan masyarakat terus berkoordinasi menjaga situasi tetap kondusif. Setiap laporan masyarakat akan segera kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Dengan adanya klarifikasi resmi dari Polsek Pasimarannu, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Aparat kepolisian bersama TNI dan warga akan terus menjaga koordinasi untuk memastikan keamanan di wilayah kepulauan tetap kondusif, sehingga seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan normal dan damai seperti sediakala.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 229 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

​Tudingan Sepihak: Kades Nyonyifi Lapor Balik Darwis Yusuf Atas Dugaan Penyerobotan Lahan

25 Juni 2026 - 19:35 WIB

Sinergi Gotong Royong Wali Murid Warnai Kelulusan SDN Bantarjaya 05 Bekasi

24 Juni 2026 - 13:14 WIB

AI dan Bansos: Akhir Era ‘Main Mata’ Perangkat Desa?

24 Juni 2026 - 08:49 WIB

Momen Haru Angkatan XV PAUD Satria Mandiri: Sinergi Desa Balitata Cetak Generasi Emas

23 Juni 2026 - 21:12 WIB

Klinik APBDesa Singosari,Sekolah Tata Kelola yang Menginspirasi Desa

23 Juni 2026 - 12:52 WIB

Pasca-Audit Investigasi, Warga Kembali Segel Kantor Desa Loleo

23 Juni 2026 - 06:10 WIB

Trending di RAGAM