Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 28 Jun 2025 13:05 WIB ·

PLTP Muara Laboh Unit-2: Gebrakan Energi Bersih Sumbar!


					PLTP Muara Laboh Unit-2: Gebrakan Energi Bersih Sumbar! Perbesar

Bondowoso, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh Unit-2 di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, resmi dimulai. Proyek strategis ini merupakan bagian dari 55 proyek pembangkit energi baru terbarukan (EBT) yang diresmikan secara kolektif oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Kamis (26/6/2025). Peresmian akbar tersebut berlangsung di PLTP Ijen, Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, turut hadir dalam peresmian tersebut. Kehadiran Mahyeldi menegaskan komitmen dan kesiapan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menyambut lebih banyak investasi strategis, khususnya pada sektor pengelolaan sumber daya alam ramah lingkungan.

“Saya meyakini pembangunan PLTP Muara Laboh Unit-2 akan berdampak positif bagi iklim investasi di Sumbar ke depan. Ini adalah bukti nyata bahwa berinvestasi di Sumbar tidak rumit. Pemerintah provinsi siap memfasilitasi dan memberikan kepastian,” ujar Mahyeldi setelah acara.

Mahyeldi menambahkan, proyek ini selaras dengan Program Unggulan Pemprov Sumbar, yaitu Gerak Cepat Sumbar Sejahtera. Fokus utamanya adalah pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan serta penciptaan iklim investasi yang kondusif dan pro-lingkungan. “Kita ingin pembangunan energi tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di sekitar proyek seperti Solok Selatan,” jelasnya.

PLTP Muara Laboh Unit-2 merupakan ekspansi dari Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Liki Pinangawan-Muaralaboh yang memiliki potensi hingga 220 megawatt. Unit-2 ditargetkan mulai beroperasi secara komersial (COD) pada tahun 2027 dengan nilai investasi mencapai Rp8,2 triliun.

Secara teknis, pembangkit ini diproyeksikan mampu menyuplai energi listrik untuk sekitar 900.000 rumah tangga, mengurangi emisi karbon sebesar 938.000 ton CO2 per tahun, serta menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja selama tahap konstruksi dan 300-400 tenaga kerja pada masa operasional.

Mahyeldi juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi akan terus mendorong pengembangan panas bumi di wilayah potensial lainnya di Sumatera Barat, seperti Dharmasraya dan Pasaman, yang saat ini sedang dalam kajian.

Secara keseluruhan, Presiden Prabowo meresmikan 55 proyek energi bersih di 15 provinsi. Rinciannya adalah 50 proyek siap operasi komersial, meliputi 3 PLTP dengan total kapasitas 91,9 MW dan 47 PLTS dengan kapasitas 27,8 MW. Sementara itu, 5 proyek lainnya baru memasuki tahap awal pembangunan, termasuk PLTP Muara Laboh Unit-2, dengan total kapasitas 260 MW.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Bondowoso, Direktur Utama PT PLN (Persero), serta pimpinan perusahaan pengembang panas bumi seperti PT Supreme Energy Muara Laboh, PT Medco Cahaya Geothermal, dan PT Pertamina Geothermal Energy.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN