Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 8 Feb 2026 17:16 WIB ·

Pj Kades Sumbereja Bangun Tugu Batas Sebagai Warisan Kinerja


					Pj Kades Sumbereja Bangun Tugu Batas Sebagai Warisan Kinerja Perbesar

Pebayuran, Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Batas wilayah sering kali menjadi isu sensitif yang memicu konflik antarwarga jika tidak dipertegas secara fisik. Menyadari hal tersebut, Pj Kepala Desa Sumbereja, Radim Iryanto, mengambil langkah proaktif dengan menginisiasi pembangunan tugu batas wilayah yang memisahkan Desa Sumbereja dan Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Minggu (8/2/2026).

Langkah ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan strategi untuk menciptakan ketertiban administrasi dan kepastian hukum bagi masyarakat di kedua desa. Dengan adanya tugu yang jelas, potensi kesalahpahaman terkait batas wilayah administratif dapat diminimalisir sejak dini.

Membangun Bukti Nyata di Masa Jabatan
Sudut pandang menarik dari proyek ini adalah semangat Radim Iryanto untuk meninggalkan “jejak digital” yang positif meskipun hanya menjabat sebagai Penjabat (Pj). Ia menegaskan bahwa tugu tersebut merupakan bukti nyata kinerjanya dalam melayani masyarakat Sumbereja.

“Dengan dibangunnya tugu batas ini, kami ingin meninggalkan bukti nyata kinerja selama menjabat sebagai Pj Kepala Desa Sumbereja. Saya berharap ini menjadi warisan positif bagi desa ke depannya,” ungkap Radim Iryanto di lokasi pembangunan.

Kepastian Wilayah, Kunci Ketertiban Warga
Kejelasan batas desa sangat krusial, terutama berkaitan dengan urusan kependudukan, zonasi pembangunan, hingga pengelolaan aset desa. Radim menambahkan bahwa edukasi visual melalui tugu ini jauh lebih efektif daripada sekadar peta di atas kertas.

“Ini bentuk kepedulian kami agar masyarakat tahu dengan jelas di mana batas desa mereka. Jika sudah jelas secara fisik, masyarakat bisa lebih tenang dalam beraktivitas,” tambahnya.

Inisiatif ini pun menuai apresiasi dari warga setempat. Masyarakat menilai pembangunan tugu tersebut sebagai langkah cerdas dalam memperkuat identitas wilayah sekaligus merapikan tata kelola administrasi desa yang sering kali terabaikan. Tugu ini kini berdiri sebagai simbol sinergi dan kejelasan wilayah di Kecamatan Pebayuran.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pindang Srani: Rahasia Harmonisasi Petinggi Desa Jepara

15 Juni 2026 - 11:00 WIB

Dilema Dana CSR Desa Tamainusi: Antara Pembangunan dan Penjara

15 Juni 2026 - 09:05 WIB

Lewat Sentuhan Digital, Potensi Tersembunyi Desa Wisata Guranjhil Siap Mendunia

13 Juni 2026 - 17:49 WIB

Nagari Ladang Panjang Perkuat Benteng Desa Lawan Narkoba

13 Juni 2026 - 15:43 WIB

Ujian Nyata Dua Kades PAW Bojonegoro Memimpin Desa

11 Juni 2026 - 18:40 WIB

Desa Ketanggan Berhasil Legalkan Tanah Aset Desa

9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Trending di DESA