Barito Timur, Kalimantan Tengah [DESA MERDEKA] – Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas, menegaskan bahwa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2023 bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan momentum krusial untuk melahirkan pemimpin desa yang berkualitas. Sebanyak 86 desa dijadwalkan menggelar pemungutan suara pada 3 Juni 2023, dengan harapan besar munculnya figur yang mampu mengakselerasi pembangunan wilayah.
Bupati Ampera meminta panitia, camat, hingga masyarakat luas untuk memperketat pengawasan agar setiap tahapan berjalan sesuai regulasi. Profesionalisme penyelenggara menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kondusif sekaligus memastikan lahirnya pemimpin yang benar-benar mumpuni bagi masyarakat desa.
Kecepatan Dana Desa dan Ketepatan Bansos
Selain urusan kepemimpinan, tata kelola keuangan menjadi sorotan utama. Pemerintah daerah mendesak perangkat daerah dan camat untuk memastikan penyaluran Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), serta Bantuan Sosial (BLT dan BPNT) dilakukan tepat waktu.
Penyaluran yang efektif dinilai sebagai mesin penggerak percepatan realisasi pembangunan daerah. “Langkah ini bertujuan mengakselerasi peningkatan kesejahteraan dan pemulihan ekonomi masyarakat di tingkat desa,” ungkap Bupati Ampera dalam Rapat Evaluasi Pemerintahan Desa.
Portal Jalan: Strategi Jaga Umur Infrastruktur
Sisi menarik lainnya adalah instruksi tegas mengenai pengawasan infrastruktur melalui pemasangan portal jalan kabupaten dan desa. Kebijakan ini diambil untuk membatasi muatan angkutan maksimal delapan ton agar kondisi jalan tetap terjaga demi kelancaran aktivitas warga.
Bupati menekankan bahwa pembatasan ini bukan bentuk pelarangan aktivitas ekonomi, melainkan upaya menjaga aset publik agar tidak cepat rusak akibat beban tonase yang berlebihan. Camat dan kades terpilih nantinya akan memegang tanggung jawab besar dalam memastikan aturan jalan ini dipatuhi secara konsisten di lapangan.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.