Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

POLITIK · 17 Feb 2024 21:22 WIB ·

Petugas Pemilu NTT Gugur di Jalan, Diduga Kelelahan


					Petugas Pemilu NTT Gugur di Jalan, Diduga Kelelahan Perbesar

 

Kefamenanu [DESA MERDEKA] – Petugas Pengamanan Pemilu (PAM) Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4 Desa Manunain A, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Petrus Be Kono, meninggal dunia pada Sabtu (17/2/2024). Peristiwa tragis ini terjadi di jalan tikungan yang menjadi batas antara Desa Letmafo Timur dan Desa Tapenpah.

Diduga kuat, gugurnya petugas Linmas yang berdedikasi ini disebabkan oleh kelelahan setelah menjalankan tugas negara yang sangat penting, yaitu menjaga keamanan selama pelaksanaan pemilihan umum. Informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini mengungkapkan bahwa Petrus Be Kono dalam perjalanan pulang dari arah Kefamenanu menuju kediamannya di Nesa.

Nahasnya, Petrus mengembuskan napas terakhir di jalan, bahkan sebelum tiba di rumahnya. Jenazahnya sempat terbaring di Desa Letmafo Timur sebelum akhirnya dijemput oleh pihak keluarga yang berduka. Peristiwa ini menambah daftar panjang petugas pemilu yang meninggal dunia saat atau setelah bertugas dalam Pemilu 2024.

Kabar duka ini tentu menimbulkan keprihatinan mendalam dari berbagai pihak. Dedikasi para petugas pemilu yang rela mengorbankan waktu dan tenaga demi suksesnya pesta demokrasi patut diapresiasi setinggi-tingginya. Namun, insiden ini juga menjadi pengingat akan beratnya tugas yang diemban oleh para penyelenggara dan pengawas pemilu di setiap tingkatan.

Kejadian ini selanjutnya memunculkan pertanyaan mengenai kondisi kerja dan dukungan kesehatan bagi para petugas pemilu, terutama di daerah-daerah dengan kondisi geografis yang menantang. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen, pelatihan, dan fasilitas kesehatan petugas pemilu menjadi penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Keluarga dan kerabat Petrus Be Kono tentu merasakan duka yang mendalam atas kepergian beliau. Pengabdiannya sebagai petugas PAM Pemilu akan selalu dikenang. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 188 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Saat Sirene Pemilu Padam, Advokasi Kaum Akar Rumput Menyala

30 Juli 2026 - 22:23 WIB

PDI-P Dorong Ronaldo Asury Maju Pilkada Malaka 2030

26 Juli 2026 - 14:23 WIB

Membangun Sumatra Barat dari Kekuatan Identitas Budaya Nagari

19 Juli 2026 - 21:50 WIB

Jen Natalia Fokus Pemberdayaan Masyarakat Malaka

23 Mei 2026 - 08:57 WIB

Solid Bergerak! Musancab PDI-P Padang Pariaman Bakar Semangat Ratusan Kader

1 Mei 2026 - 09:33 WIB

Musda KNPI Papua Barat Daya: Akhiri Era Pemuda Seremonial

27 April 2026 - 02:36 WIB

Trending di POLITIK