Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 4 Apr 2026 15:57 WIB ·

Pesantren Bola Cubadak Air: Magnet Ekonomi Baru Desa


					Pesantren Bola Cubadak Air: Magnet Ekonomi Baru Desa Perbesar

Pariaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Desa Cubadak Air Utara kini menjadi sorotan nasional setelah dimulainya pembangunan Pondok Pesantren Idrisiyyah Josal FC. Bukan pesantren biasa, lembaga ini mengusung konsep unik berbasis olahraga sepak bola yang diyakini Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, mampu menjadi mesin penggerak ekonomi baru bagi masyarakat desa setempat.

Pembangunan yang diinisiasi oleh Anggota DPR RI Arizal Aziz ini direncanakan memiliki empat lapangan sepak bola. Kehadiran fasilitas ini diproyeksikan bakal memancing berbagai turnamen olahraga yang secara otomatis menggerakkan UMKM dan roda ekonomi di sekitar wilayah pedesaan Kota Pariaman.

Benteng Pemuda dan Lahirnya Atlet Desa
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menegaskan bahwa perpaduan pendidikan religius dan fisik ini adalah langkah strategis. Selain mencetak generasi cerdas secara intelektual, aktivitas olahraga yang terukur menjadi benteng bagi pemuda desa agar terhindar dari jeratan narkoba dan pergaulan bebas.

“Pendidikan yang dipadukan dengan olahraga akan membentuk generasi yang kuat secara fisik dan mental,” ungkap Mahyeldi saat peletakan batu pertama, Sabtu (4/4/2026). Ia juga optimistis fasilitas memadai ini akan melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi yang berasal langsung dari akar rumput pedesaan.

Suntikan Alsintan dan Bibit untuk Petani
Tak hanya fokus pada pembangunan manusia, Kementerian Desa PDT juga memberikan dukungan nyata bagi sektor agraris desa. Sebanyak 1.000 bibit kelapa, 1.000 bibit pinang, serta satu unit mesin penghancur padi diserahkan langsung kepada kelompok tani di Kota Pariaman.

Bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil bumi desa. Sinergi antara pembangunan pendidikan, olahraga, dan penguatan pertanian ini menjadi model pembangunan desa berkelanjutan yang menyentuh aspek SDM sekaligus ekonomi mendasar masyarakat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Tengah Demam AI, Guru Sumbar Butuh Perlindungan

5 September 2026 - 14:24 WIB

Bangkit dari Bawah: Pemulihan Gempa Ngada Berbasis Desa

4 September 2026 - 21:07 WIB

Kelurahan Cipayung dan Paramadina Buka Ruang Kolaborasi Global

1 September 2026 - 14:21 WIB

Renovasi Kelas, Siswa SMA Cendana Boas Malaka Belajar di Luar

31 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Kisah Nurul Fadiah, Melawan ‘Brain Drain’ dari Pesisir Selayar

16 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Menantang Ombak Demi Dasa Darma: Kisah 369 Tunas Muda di Beranda Selatan Selayar

15 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Trending di PENDIDIKAN