Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Semangat sportivitas kembali membara di Pasimarannu. Setelah sempat tertunda, turnamen sepak bola Pasimarannu Cup dalam rangka HUT ke-80 Proklamasi RI kembali dilanjutkan pada Sabtu (30/8/2025) dan berhasil menyajikan dua laga semifinal yang mendebarkan. Keamanan dan ketertiban pertandingan menjadi prioritas utama berkat pengamanan ketat dari aparat serta dukungan penuh dari panitia.
Pertandingan pertama mempertemukan Sambali United FC melawan Milant FC. Laga ini berlangsung ketat hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang, memaksa kedua tim harus adu nasib melalui adu penalti. Sambali United FC menunjukkan mental baja dengan memenangkan adu penalti 4-3, menjadikan mereka tim pertama yang mengunci tiket final Pasimarannu Cup 2025.

Kemudian, laga kedua tak kalah seru, mempertemukan The King Persemo FC dengan Lybas FC. The King Persemo FC tampil dominan dan tak terbendung. Gol-gol Persemo dicetak oleh Hendrik dengan hattrick pada menit ke-18, 24, dan 50, diikuti oleh dua gol dari Suharman pada menit ke-60 dan 66. Lybas FC sempat membalas melalui gol hiburan dari Tsani Hidayatullah di menit ke-74. Pertandingan berakhir 5-1 untuk kemenangan The King Persemo FC, yang sekaligus memastikan mereka menjadi lawan Sambali United FC di partai puncak.
Kesuksesan pertandingan ini tak lepas dari peran berbagai pihak. Kapolsek Pasimarannu, Iptu Hasan, S.Sos., menyampaikan apresiasinya atas kelancaran turnamen dan mengucapkan terima kasih kepada para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta manajer tim yang telah membantu menjaga sportivitas dan keamanan. “Mari kita jaga kebersamaan ini hingga final nanti,” pesannya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Panitia Turnamen, Hamsin. Ia menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat persaudaraan di kalangan masyarakat Pasimarannu.
Dengan hasil ini, babak final Pasimarannu Cup 2025 akan menjadi panggung bagi dua tim terbaik, Sambali United FC dan The King Persemo FC. Laga pamungkas ini diprediksi akan menjadi penutup manis dari rangkaian perayaan HUT ke-80 Proklamasi RI di Pasimarannu.

“Ketika suara rakyat dibungkan, jurnalisme menjadi senjata. Kami hadir bukan hanya untuk melaporkan, tapi untuk mengingatkan bahwa keadilan dimulai dari keberanian menyuarakan kebenaran. Di balik setiap berita, ada tekad untuk menjadikan desa lebih sadar, lebih berdaya, dan benar-benar merdeka.”
HP : 081355523999


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.